JOURNALNUSANTARA.COM, JAKARTA — Seiring dengan semakin beragamnya pilihan karier dan gaya hidup di kalangan generasi muda, PT Citilink Indonesia berkolaborasi dengan PT Pegadaian Kantor Wilayah IX Jakarta 2 menyelenggarakan sesi edukasi bertajuk "Risk Management Education".
Kegiatan ini menjadi bagian dari acara akbar Supergreeners Festival 2025 yang bertujuan memperluas wawasan para pegawai muda Citilink, yang akrab disapa Supergreeners.
Sesi talk show tersebut mengusung konsep edukasi manajemen risiko secara luas, khususnya dalam tata kelola keuangan. Citilink dan Pegadaian menghadirkan pembicara dari berbagai disiplin keilmuan, termasuk dokter, psikolog, dan edukator finansial. Kolaborasi dengan Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 secara spesifik ditujukan untuk memperkaya pengetahuan Supergreeners mengenai literasi finansial.
Dalam kesempatan tersebut, PT Pegadaian Kantor Wilayah IX Jakarta 2 mendapuk Ahmad Taufiq Lubis, atau yang familiar disapa Coach Afiq, sebagai pembicara dari sisi finansial dan manajemen risiko.
Coach Afiq menyampaikan materi yang menarik dan lugas kepada seluruh audiens pada Kamis, 27 Oktober 2025. Animo luar biasa terlihat dari beragam pertanyaan menarik yang dilontarkan peserta, menunjukkan tingginya minat dan kualitas edukasi yang disampaikan.
Melalui acara ini, Pegadaian, khususnya Kantor Wilayah IX Jakarta 2, semakin memantapkan citranya. Pegadaian tidak hanya dikenal dengan tagline "mengatasi masalah tanpa masalah", tetapi juga sebagai one stop financial services yang memberikan layanan keuangan terpadu bagi masyarakat luas.
Beberapa konsep penting yang disampaikan Coach Afiq dan sangat mengena di kalangan audiens, antara lain adalah mengelola aset dengan "Nutrition of PIL", yakni: Proteksi (Perlindungan), Investasi, dan Legacy (Warisan). Konsep ini diperkuat dengan arahan praktis mengenai perencanaan keuangan, meliputi:
1. Menikah di saat kondisi finansial sudah mapan, dan bukan karena terdorong perlombaan dengan mantan.
2. Menyusun rencana kepemilikan dan biaya hidup anak dengan perhitungan finansial yang akurat dan matang.
3. Membeli berdasarkan kebutuhan, bukan sekadar keinginan, serta menghindari jebakan gaya hidup yang melebihi kemampuan finansial.
Secara keseluruhan, acara berlangsung dengan suasana yang hangat dan berkualitas, berhasil memberikan edukasi praktis dan mendalam mengenai manajemen risiko finansial kepada generasi muda.
Artikel Terkait
Mahasiswa Cianjur, Muhammad Dhafa Sabet Predikat Delegasi Kelompok Terbaik di Sekolah Parlemen Nasional 2025
Cahaya Al-Muhajirin Pepabri Gunteng: Menanam Pohon, Investasi Hijau untuk Anak Cucu (Bagian 15)
Harga Emas Pegadaian Hari Ini, 29 November 2025: Galeri24 dan UBS Naik atau Turun?
Jadwal Madura United vs Persib, Marc Klok Nyatakan Siap Bangkit
RAMALAN Zodiak Hari Ini, 29 November 2025: Cancer Bisa Bernapas Lega, Leo Waspada, Virgo Dapat Kabar Baik
Siapa Saja yang Berhak Menerima BLT Kesra Rp900 Ribu? Simak Cara Cek Status di Web Resmi atau Aplikasi
Soal Peluang Persib Lolos ke Fase Knock-Out ACL Two, Begini Kata Reijnders dan Putros
HARGA Emas Antam Hari Ini, 29 November 2025 Melambung Tinggi, Jadi Semahal Ini
Mutiara Pagi: Rekonsiliasi (Bagian 2043)
BEM PTNU Se-Nusantara: Pertegas Komitmen Mahasiswa Nahdliyyin, Dari Kesadaran Intelektual Menuju Bakti Nyata