Cahaya Al-Muhajirin Pepabri Gunteng: Menanam Pohon, Investasi Hijau untuk Anak Cucu (Bagian 15)

photo author
M Wawan, Journal Nusantara
- Jumat, 28 November 2025 | 22:10 WIB
Ilustrasi menanam pohon sebagai upaya pengendalian perubahan iklim. (Pexels.com/Akil Mazumder)
Ilustrasi menanam pohon sebagai upaya pengendalian perubahan iklim. (Pexels.com/Akil Mazumder)

JOURNALNUSANTARA.COM - Menanam pohon adalah salah satu tindakan paling sederhana namun paling berdampak yang dapat kita lakukan untuk memerangi perubahan iklim dan memastikan keberlanjutan planet ini.

Sebuah pohon bukan hanya sekadar sebatang kayu namun ia adalah jantung ekosistem, penyedia kehidupan, dan penyeimbang alam yang tak ternilai harganya.

Manfaat menanam pohon bersifat ganda, mencakup aspek lingkungan dan sosial-ekonomi. Secara lingkungan, pohon adalah penyerap karbon dioksida CO 2 yang paling efisien, gas rumah kaca utama yang menyebabkan pemanasan global.

Melalui proses fotosintesis, pohon mengubah CO 2 menjadi oksigen O2 yang kita hirup. Satu pohon dewasa dapat menghasilkan oksigen yang cukup untuk menopang dua hingga sepuluh orang, menjadikannya paru-paru alami dunia.

Selain itu, pohon memainkan peran krusial dalam konservasi air dan tanah. Akar pohon mengikat tanah, mencegah erosi yang disebabkan oleh air hujan dan angin.

Tajuknya berfungsi sebagai payung alami yang mengurangi laju air hujan mencapai tanah, memungkinkan penyerapan air yang lebih baik ke dalam lapisan tanah, dan membantu mengisi kembali cadangan air tanah.

Di perkotaan, pohon memberikan keteduhan yang signifikan, membantu menurunkan suhu udara sebuah fenomena yang dikenal sebagai pendinginan evaporatif dan mengurangi kebutuhan akan pendingin ruangan, yang pada akhirnya menghemat energi.

Aksi menanam pohon tidak harus menjadi proyek besar. Mulailah dari halaman rumah, lingkungan sekitar, atau dengan berpartisipasi dalam program reboisasi komunitas. Setiap individu memiliki kekuatan untuk berkontribusi.

Memilih jenis pohon lokal yang sesuai dengan iklim dan ekosistem setempat sangat penting untuk memastikan tingkat kelangsungan hidup dan manfaat ekologis yang maksimal.

Lebih lanjut dalam hal ini menanam pohon adalah sebuah investasi jangka panjang. Ini adalah warisan hijau yang kita tinggalkan untuk generasi mendatang.

Dengan setiap bibit yang kita tanam, kita tidak hanya menumbuhkan kehidupan, tetapi juga menumbuhkan harapan untuk masa depan yang lebih sehat, lestari, dan seimbang bagi semua. Mari jadikan menanam pohon sebagai budaya, bukan sekadar tugas.

Oleh: Tim Media DKM Al-Muhajirin, Desa Bojong, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M Wawan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kedaulatan Pangan Dimulai dari Desa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:49 WIB

Mendadak Tua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:47 WIB

Pagi, Aku Tak Berarti?

Sabtu, 11 Juli 2026 | 05:45 WIB

Jalan Tangguh Iran

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:43 WIB

Saat Regenerasi Menemukan Namanya: Isfhan

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:32 WIB

Menyiapkan Sekoci bagi Penumpang Kapal Retak

Kamis, 2 Juli 2026 | 14:04 WIB

Wahai Mentari Pagi!

Rabu, 1 Juli 2026 | 07:46 WIB

Mencegah Korupsi di Tatar Santri

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:34 WIB
X