ilmu yang sejati
tak lahir dari gemerlap pujian
melainkan dari hati
yang setia merawat kebijaksanaan
mengalir seperti mata air
jernih tanpa memilih muara
menghidupkan setiap jiwa yang berpikir
tanpa pernah meminta balasan apa-apa
setiap lembar ilmu
menjadi cahaya bagi kehidupan
bukan untuk menjadi yang paling tahu
melainkan memuliakan kemanusiaan
orang yang berilmu
tak sibuk menghitung keunggulan
tapi lebih gemar mencari tahu
daripada berlomba memenangkan percakapan
sebab puncak ilmu
bukan pada tingginya pengetahuan
melainkan pada teduhnya kalbu
yang menghidupkan setiap perjumpaan
bila ilmu melahirkan kesombongan
cahayanya perlahan akan hilang
namun bila menumbuhkan kerendahatian
setiap langkah menuntun ke jalan yang terang
maka teruslah belajar
hingga ilmu berbuah kebijaksanaan
dan akhlak pun menjadi benar
mengantarkan langkah menuju rida Tuhan
Malang, 6 Juli 2026
Salam sehat,
M. Sinal