JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR — Sosok Rasya Devran kini tengah menjadi sorotan sebagai representasi pemuda kreatif asal Cianjur.
Tidak hanya dikenal sebagai model, aktor, dan penghibur, Rasya menunjukkan kelasnya sebagai seniman lintas disiplin yang menekuni seni peran hingga dunia musik.
Hal yang paling menonjol dari figur Rasya Devran adalah kemampuannya menyeimbangkan dua dunia yang berbeda, yakni musik modern dan tradisional.
Di tengah kariernya di bidang akting dan pemodelan yang kian menanjak, ia tetap konsisten melestarikan instrumen tradisional khas tanah kelahirannya.
Selain itu, ia juga dikenal sebagai dalang muda yang aktif melestarikan budaya Jawa Barat melalui seni wayang golek.
Meski memiliki segudang bakat, perjalanan Rasya tidak selalu berjalan mulus. Ia tercatat sebagai salah satu finalis Mojang Jajaka Kabupaten Cianjur tahun 2025.
Namun, dalam ajang tersebut, ia belum berhasil meraih gelar juara maupun memenangkan kategori penghargaan apa pun.
Kekalahan tersebut justru menjadi titik balik dan pemacu semangat bagi Rasya. Ia mengaku ingin membuktikan kepada orang tua serta warga Kabupaten Cianjur dan Jawa Barat bahwa kegagalan di satu ajang bukanlah akhir dari segalanya. Ia bertekad mengharumkan nama daerah melalui talenta dan kemampuan seninya.
Rasya berharap segala inspirasi dan ide yang ia kerjakan dapat menjadi motivasi bagi kaum muda di Cianjur dan Jawa Barat.
Menurutnya, modernitas dan tradisi harus berjalan beriringan agar budaya lokal tetap relevan bagi generasi muda.
Dengan bakat dan dedikasi yang dimiliki, Rasya Devran membuktikan bahwa seniman muda asal Cianjur mampu tampil kompetitif di industri hiburan nasional tanpa harus kehilangan jati diri budayanya.