Romantika hidup mengajarkan hal penting
sehingga manusia menjadi tahan banting
keyakinan yang tak pernah redup
bahwa Tuhan tak pernah absen dalam hidup
Meski manusia lupa meminta
Tuhan tak pernah berhenti memberi
Berupa hadiah yang luar biasa
Kesehatan dan rezeki setiap hari
Yang sulit menjadi mudah
Yang rumit jadi tak susah
mengalir setiap saat
dengan waktu yang tepat
Namun kebanyakan manusia
lupa mensyukurinya
berlari mengejar yang jauh
melupakan yang dekat
lebih sering mengeluh
meski nikmat banyak didapat
Padahal tanpa syukur
semua akan kehilangan makna
seperti tukang cukur
tidak bisa merapikan rambutnya
Syukur yang sejati
adalah kesadaran diri
atas segala nikmat Tuhan
yang setiap detik kita rasakan
Malang, 13 Januari 2026
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
Tiga Kandidat Siap Berebut Kursi Ketua PC PMII Cianjur dalam Konfercab XXII
Miss Bintang Indonesia, Beauty Pageant sebagai Ruang Ekspresi Perempuan di Era Budaya Populer
Mutiara Pagi: Hari Terima Kasih (Bagian 2086)
PMII dan Secangkir Kopi
Akselerasi Instruktur dan Pelatih Profesional, PC IPNU–IPPNU Ciamis Gelar LATIN–LATPEL
Mutiara Pagi: Ditolong karena yang Lemah (Bagian 2087)
Kehilangan Indonesia
Pesan Menjadi Kekuatan Pengaruh Nyata
Pendaftaran Batch 2 Pemilihan Duta Pariwisata Riau 2026 Resmi Dibuka, Simak Syarat dan Cara Daftarnya!
Grand Aston Puncak Wujudkan Pernikahan Impian dengan Pemandangan Alam Mewah di WeddingMarket Fair 2026