Ada kalimat yang tidak cukup hanya dibaca
tetapi perlu direnungkan dengan saksama
Bukan hanya sekadar rangkaian kata
Melainkan cahaya yang menuntun batin manusia
Salah satunya, sabda dari Baginda:
“Innama tunṣaruna wa turḥamuna
wa turzaquna biḍu‘afa’ikum”
sesungguhnya kalian ditolong, disayangi,
dan diberi rezeki karena orang lemah di antara kalian
Tersimpan rahasia besar
tentang hubungan langit dan bumi
kasih sayang dari Yang Maha Benar
agar hidup di dunia selalu diberkahi
Pertolongan bukan turun karena kekuatan
melainkan karena kepedulian
Rahmat Tuhan tidak hadir karena kehebatan
tetapi karena ringan tangan dan kerendahatian
Rezeki itu mengalir
bukan karena kecerdikan semata
melainkan karena tangan yang selalu hadir
di tengah-tengah mereka yang papa
Orang-orang yang lemah
bukan sekadar statistik kemiskinan
bukan pula objek belas kasihan
Mereka adalah penjaga rahasia langit
Pada saat rezeki terasa sulit
Dalam keterbatasannya
Doa mereka bukan untuk menaklukkan dunia
Namun menyimpan keikhlasan yang murni
yang tidak tercemar oleh ego dan ambisi
Malang, 12 Januari 2026
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
Cahaya Al-Muhajirin Pepabri Gunteng: Memperbanyak Taubat untuk Meraih Ampunan di Bulan Rajab (Bagian 21)
MBG di Cianjur: Dapur Tanpa Izin, Makanan Bermasalah, dan Negara yang Datang Belakangan
Mutiara Pagi: Terus Berbenah (Bagian 2085)
Dari High Heels ke Apron: Narasi Career Woman To Housewife
Ritual “Self Reward” atau Jebakan Hasrat?
Tiga Kandidat Siap Berebut Kursi Ketua PC PMII Cianjur dalam Konfercab XXII
Miss Bintang Indonesia, Beauty Pageant sebagai Ruang Ekspresi Perempuan di Era Budaya Populer
Mutiara Pagi: Hari Terima Kasih (Bagian 2086)
PMII dan Secangkir Kopi
Akselerasi Instruktur dan Pelatih Profesional, PC IPNU–IPPNU Ciamis Gelar LATIN–LATPEL