Mutiara Pagi: Di Atas Bahu Waktu (Bagian 2075)

photo author
M Wawan, Journal Nusantara
- Rabu, 31 Desember 2025 | 07:16 WIB
Telaga Madiredo inspirasi destinasi wisata alam Malang murah meriah (Instagram/july_nuryanto)
Telaga Madiredo inspirasi destinasi wisata alam Malang murah meriah (Instagram/july_nuryanto)


(Telaga air mata di taman kehidupan Muhammad Iqbal)

Iqbal ketika menyambut kematiannya
Meletakkan tangan di jantungnya:
“Kini, sakit telah sampai di sini”
Ia merintih sejenak, tersenyum lalu pergi
bersama garuda cita-cita humanismenya
bersama garuda cita-cita religiusnya
untuk kembali kepada Sang Pencipta

Di atas bahu waktu, ia mengajarkan
bahwa cinta kepada kehidupan
tidak dibangun melalui pelarian
melainkan melalui keberanian
untuk menghadapi kenyataan

Dengan untaian kata yang indah
Iqbal pun berpetuah:
“Bangun dan bangkitlah …
Hapuskan sisa-sisa hukum
dan kebiasaan masa lalu …
Sebab mereka berdiri bagaikan tirai besi
yang memisahkan Tuhan dan manusia …
Karena mereka mencoba menipu diri sendiri,
di hadapan Tuhan dan berhala-hala
dengan sujud dan bicara tanpa makna”

Maka bangun dan bangkitlah
dengan cinta yang indah
tidak hanya pada momen bahagia
melainkan pada detik-detik rapuh
namun memilih untuk tetap teguh

Setia pada nilai dan harapan,
pada keindahan dan kerendahatian
yang lebih besar dari ambisi
dan lebih luas dari ego yang kita miliki

di atas bahu waktu, hidup itu mengalir
namun bukan sekadar menunggu takdir
di telaga air mata kehidupannya Iqbal berkata,
kata-katanya jatuh seperti doa:
“Kukatakan padamu ciri seorang mukmin
Bila maut datang, akan merekah senyum di bibir”

Malang, 31 Desember 2023
Salam sehat,

M. Sinal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M Wawan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Mutiara Pagi: Kembali pada Diri (Bagian 2274)

Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:20 WIB

Mutiara Pagi: Sembunyikan (Bagian 2273)

Jumat, 17 Juli 2026 | 05:47 WIB

Mutiara Pagi: Ketenangan Batin (Bagian 2272)

Kamis, 16 Juli 2026 | 06:03 WIB

Mutiara Pagi: Berikan Sebagian (Bagian 2270)

Selasa, 14 Juli 2026 | 06:32 WIB

Mutiara Pagi: Simpan Sebagian (Bagian 2269)

Senin, 13 Juli 2026 | 11:27 WIB

Mutiara Pagi: Perbedaan (Bagian 2268)

Minggu, 12 Juli 2026 | 06:58 WIB

Mutiara Pagi: Doa Saudara (Bagian 2266)

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:37 WIB

Mutiara Pagi: Teruslah Belajar (Bagian 2263)

Selasa, 7 Juli 2026 | 07:44 WIB

Mutiara Pagi: Cahaya Ilmu (Bagian 2261)

Minggu, 5 Juli 2026 | 09:18 WIB

Mutiara Pagi: Hidup adalah Puisi (Bagian 2260)

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:19 WIB

Mutiara Pagi: Kedamaian (Bagian 2259)

Jumat, 3 Juli 2026 | 07:13 WIB

Mutiara Pagi: Kebaikan (Bagian 2258)

Kamis, 2 Juli 2026 | 07:35 WIB

Mutiara Pagi: Prasangka (Bagian 2256)

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:37 WIB
X