Di balik reruntuhan yang bisu
Isak tangis menembus langit kelabu
Di antara debu dan air mata
Ada harapan yang terus menyala
Batu yang runtuh
Tak membuat iman roboh
Menyimpan doa yang tak henti
Tentang keteguhan jiwa yang suci
Bahwa luka bukan akhir dari segalanya
Melainkan sebuah kepasrahan pada Sang Pencipta
Ponpes Al-Khoziny, menjadi saksi abadi
Dari dinding yang roboh, kini berdiri kembali
Dari puing-puing itu, anak bangsa belajar berdiri
Membangun masa depan dengan hati yang murni
Langit pun merunduk dalam diamnya yang suci
Melihat mereka bersatu tanpa pamrih mengabdi
Tangan-tangan kecil menulis takdir baru
Tentang kisah yang tak mudah menyerah pada waktu
Tragedi ini menjelma madrasah kehidupan
Tempat luka bertransformasi menjadi kesetiaan
Tempat duka bersalin rupa menjadi kasih
Cinta pun tumbuh dari tanah yang pernah bersedih
Kini dari reruntuhan itu, cahaya perlahan menyala
Menyinari jalan generasi emas yang mulia
Bahwa dari kehilangan, lahir kekuatan
Dan dari kepedihan, tumbuh cinta yang abadi dalam ingatan
Malang, 15 Oktober 2025
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
Prinsip Dasar dan Klasifikasi Rambu Lalu Lintas
Pesona Indonesia di Mata Dunia: Keindahan Tropis, Budaya Abadi, dan Pengakuan Global
STISNU Nusantara Tangerang Sukses Gelar Omni Sains Indonesia 2: Wujudkan Kampus Sebagai Rumah Pembinaan Prestasi Sejak Dini
Mutiara Pagi: Ruh Hukum (Bagian 1997)
BEM PTNU Se-Nusantara Kecam Keras Trans7, Narasi Lecehkan Kiai dan Pesantren Lirboyo Dianggap Lukai Jutaan Santri
Definisi Sukses Versi Purbaya: Mati Masuk Surga
Aliansi Santri Pergerakan Serukan Aksi Boikot Trans7
Mensakralkan Guru: Membandingkan Tradisi Penghormatan dalam Buddhisme Vajrayana dan Islam Tasawuf
Lecehkan Dunia Pesantren, GP Ansor Cianjur Desak Langkah Hukum dan Etik bagi Trans7
PW IPNU Jawa Barat Desak Trans7 Klarifikasi dan Minta Maaf atas Tayangan yang Dinilai Lecehkan Pesantren