Yang tahu langkah kita hanyalah Tuhan
Tak selalu indah, kadang ada rintangan
Namun cinta-Nya tanpa jeda
Menapaki jalan yang penuh rahasia
Kadang getir datang menyapa
Namun kasih-Nya tak pernah sirna
Memeluk jiwa di kala lara
Menguatkan hati di kala duka
Dunia pun menjauh, seolah lupa
Tapi langit mengerti helaan napas kita
Setiap luka, setiap air mata
Adalah bahasa cinta kepada Sang Pencipta
Biarlah takdir menulis kisah
Di balik kehidupan yang kita jalani
Meski terkadang hati gelisah
Ada rencana indah yang telah menanti
Teruslah melangkah, menggenggam keyakinan
Meski gelap menutup pandangan
Karena di balik malam yang panjang
Ada cahaya yang akan datang
Air mata yang jatuh tanpa kata
Adalah doa yang tak bersuara
Yang mengetuk pintu Tuhan
Untuk memberikan pertolongan
Malang, 7 Oktober 2025
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
P5HAM Mulai Bergerak dari Desa, Koppeta HAM Jabar Dampingi Cianjur
Sejarah Kesultanan Langkat, Kemegahan Melayu di Tanah Sumatera Timur yang Hampir Terlupakan
PT EMP Gebang Limited Selenggarakan Musyawarah Ganti Untung Jalur Pipa di Desa Bubun, Warga Sambut dengan Antusias
Kasus Smartboard Langkat, Menanti Keberanian Hukum Menyentuh Semua yang Terlibat
Mutiara Pagi: Mengaji Jati Diri (Bagian 1989)
Bencana Kemanusiaan Pekerja Migran, Mengapa Negara Gagal Memutus Jaringan TPPO?
Kontingen Gema Tunas PKBM dan SKB Cianjur Raih Predikat Juara Terbaik Jawa Barat
Diduga Dirugikan Ratusan Juta Rupiah, Puluhan Buruh PT Pou Yuen Adukan Koperasi ke Yapeknas
Anggaran Fantastis Rp1,4 Miliar di Sekretariat DPRD Cianjur Disorot, Tuntut Keterbukaan Data Tender
Dana Nasabah Tertahan Hampir Rp1 Miliar, Yapeknas Desak Kejelasan dari LKM Milik Pemkab Cianjur