Mutiara Pagi: Tujuh Cahaya dalam Sejarah (Bagian 1984)

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Rabu, 1 Oktober 2025 | 09:39 WIB
7 Jenderal korban g30s (instagram/@republikwangon)
7 Jenderal korban g30s (instagram/@republikwangon)

Bangsa ini pernah tersandung luka,
dikhianati oleh dusta yang membara
Darah yang tumpah di bumi pertiwi,
adalah saksi yang tak dapat diingkari

Tujuh cahaya dalam sejarah
Tertulis dengan tinta merah
Menjadi cahaya yang abadi
Menerangi jalan para generasi

Letjen Ahmad Yani
Matahari yang tak pernah redup
menerangi bumi di saat malam kelam
Cahaya baktinya tetap tegak hidup
menjadi teladan yang tak pernah padam

Mayjen Suprapto
Gemuruh petir yang tak tunduk
menggelegar demi kebenaran
Suaranya tegak tidak merunduk
mengusir gelap akibat pengkhianatan

Mayjen S. Parman
Akar pohon menghujam bumi
menyimpan setia di kedalaman
Dalam sunyi, jiwanya tegak murni
menjadi teladan akan arti keteguhan

Mayjen M.T. Haryono
Nyala api yang tak pernah padam
meski angin dan badai terus mendera
Api perjuangannya menjadi salam
menyalakan jiwa tentang arti setia

Brigjen D.I. Panjaitan
Angin doa dari pegunungan
membawa iman di setiap hembusan
Darahnya mengalir demi pengorbanan
membisik damai di hati setiap insan

Brigjen Sutoyo Siwomiharjo
Sungai jernih yang tetap mengalir
menyuburkan tanah dengan keberanian
Api pengorbanannya tak pernah berakhir
menyinari negeri dengan cahaya kesetiaan

Lettu Pierre Tendean
Kuncup bunga gugur muda
namun tetap harum sepanjang masa
Tersimpan cahaya jiwa
yang menerangi negeri tercinta

Pahlawan revolusi nan mulia
darahmu jadi saksi di bumi pertiwi
Namamu terukir sepanjang masa
mengajarkan arti bakti sejati

Malang, 1 Oktober 2025
Salam setia,

M. Sinal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Mutiara Pagi: Kembali pada Diri (Bagian 2274)

Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:20 WIB

Mutiara Pagi: Sembunyikan (Bagian 2273)

Jumat, 17 Juli 2026 | 05:47 WIB

Mutiara Pagi: Ketenangan Batin (Bagian 2272)

Kamis, 16 Juli 2026 | 06:03 WIB

Mutiara Pagi: Berikan Sebagian (Bagian 2270)

Selasa, 14 Juli 2026 | 06:32 WIB

Mutiara Pagi: Simpan Sebagian (Bagian 2269)

Senin, 13 Juli 2026 | 11:27 WIB

Mutiara Pagi: Perbedaan (Bagian 2268)

Minggu, 12 Juli 2026 | 06:58 WIB

Mutiara Pagi: Doa Saudara (Bagian 2266)

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:37 WIB

Mutiara Pagi: Teruslah Belajar (Bagian 2263)

Selasa, 7 Juli 2026 | 07:44 WIB

Mutiara Pagi: Cahaya Ilmu (Bagian 2261)

Minggu, 5 Juli 2026 | 09:18 WIB

Mutiara Pagi: Hidup adalah Puisi (Bagian 2260)

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:19 WIB

Mutiara Pagi: Kedamaian (Bagian 2259)

Jumat, 3 Juli 2026 | 07:13 WIB

Mutiara Pagi: Kebaikan (Bagian 2258)

Kamis, 2 Juli 2026 | 07:35 WIB

Mutiara Pagi: Prasangka (Bagian 2256)

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:37 WIB
X