(Refleksi atas Petuah Mu’adz bin Jabal)
Kata adalah cermin jiwa
Dari siapa yang mengucapkannya
Ia bukan sekadar bunyi
Tapi denyut dari dalam hati
Kata-kata yang terjaga
Bisa menjadi surga
Apabila tidak terjaga
Akan berubah jadi neraka
Begitu fasih menyebut nama Tuhan
Tapi dari lidahnya keluar kata hinaan
Bahkan tak jarang yang diucapkan
Menjadi sebab retaknya persaudaraan
Padahal yang ditinggalkan,
bukan hanya jejak kaki
Tapi juga gema lisan,
yang tak pernah mati
Petuah Mu’adz bin Jabal
Bukan sekadar nasihat spiritual
Tetapi panduan sosial
Bagi mereka yang berakal:
Tahanlah lidahmu,
kecuali untuk kebaikan
Jangan bicara semaumu,
agar tidak menyesal di kemudian
Malang, 7 Agustus 2025
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
Sosialisasi Ceria Anti-Bullying, Siswa SD Sojopuro Kompak Jadi Teman Baik
KKN STAI Al Azhary Kenalkan Pendidikan Reflektif Anak Lewat Program ‘Gerbang Imajinasi
Runtuhnya Sebuah Bangsa: Ketika Keangkuhan Menjadi Kuburan Peradaban
Manis di Bibir, Racun di Hati
Kapal Prabowo
Merancang Konflik dan Menari di Atas Luka
Koperasi Homestay Teluk Ketapang Trengganu Suguhkan Konsep Kekeluargaan
Memimpin Tanpa Mendidik
Semarak Muharram, Mahasiswa KKN STAI Al-Azhary Cianjur Meriahkan Gebyar di Attaqwa Boarding School
Hijaukan Bumi, Mahasiswa KKN STAI Al-Azhary Tanam 100 Pohon di Tanah Wakaf Pesantren