Tiga Manfaat Konsumsi Kunyit Campur Garam yang Wajib Diketahui

photo author
Abdul Qodir Majid, Journal Nusantara
- Rabu, 28 Februari 2024 | 10:08 WIB
ilustrasi foto kunyit bagi kesehatan tubuh (ilustrasi)
ilustrasi foto kunyit bagi kesehatan tubuh (ilustrasi)

JournalNusantara.com - Kunyit mengandung kurkumin, resim, pati, karbohidrat, protein, selulosa dan lemak. Di dalamnya juga mengandung antioksidan dan vitamin C, fosfor, kalsium serta minyak atsiri.

Sementara garam merupakan kumpulan senyawa dengan kandungan terbesar berupa natrium klorida. Di dalamnya juga mengandung senyawa lain, seperti magnesium klorida, magnesium sulfat dan kalsium klorida.

Baca Juga: Waspada, Konsumsi Aspartam Bisa Picu Pengaruhi Kerja Otak

Berbagai nutrisi tersebut efektif membantu meningkatkan kesehatan tubuh. Adapun manfaat kunyit dicampur garam, yakni mencegah diabetes, mengatasi batuk, menyembuhkan radang tenggorokan dan meredakan sembelit.

Dilansir Hallodoc.com yang dikutip Rabu (28/2/2024) ada beberapa manfaat konsumsi kunyit campur garam, diantaranya :

1. Mencegah Diabetes

Kandungan kurkumin di dalam air rebusan kunyit efektif mencegah pradiabetes menjadi diabetes tipe 2. Caranya, siapkan kunyit sebesar ibu jari, kemudian parut dan rebus hingga mendidih. Tambahkan sejumput garam dan minum air tersebut.

Baca Juga: Konsumsi Aspartam Belebihan Picu Kanker

2. Obat Batuk

Sifar antiradang dan antibakteri di dalam kunyit serta garam mampu mengatasi batuk. Caranya, seduh sejumput garam, parutan kunyit dan jahe. Minum air campuran ini sebanyak dua kali dalam sehari.

Baca Juga: Penderita Fenilketonuria (PKU) DIlarang Konsumsi Pemanis Buatan (Aspartam)

3. Sembuhkan Radang Tenggorokan

Radang tenggorokan ditandai dengan rasa nyeri, gatal, tidak nyaman atau sensasi kering pada tenggorokan, terutama saat makan atau minum. Gangguan ini umumnya disebabkan oleh infeksi virus. 

Guna mengatasi gangguan, silakan seduh parutan kunyit, sejumput garam dan air hangat. Tambahkan juga air perasan jeruk nipis. Lakukan langkah ini hingga radang tenggorokan benar-benar membaik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Abdul Qodir Majid

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Mutiara Pagi: Ikhtiar (Bagian 2230)

Kamis, 4 Juni 2026 | 06:52 WIB

Mutiara Pagi: Ucapan (Bagian 2229)

Rabu, 3 Juni 2026 | 07:00 WIB

Mutiara Pagi: Diam atau Bersuara (Bagian 2228)

Selasa, 2 Juni 2026 | 07:02 WIB

Mutiara Pagi: Ruang Perjumpaan (Bagian 2227)

Senin, 1 Juni 2026 | 07:13 WIB

Mutiara Pagi: Kebaikan ( Bagian 2226)

Minggu, 31 Mei 2026 | 08:11 WIB

Mutiara Pagi: Logika (Bagian 2225)

Sabtu, 30 Mei 2026 | 06:20 WIB

Mutiara Pagi: Simfoni Kerinduan (Bagian 2224)

Jumat, 29 Mei 2026 | 06:30 WIB

Mutiara Pagi: Manusia Paripurna (Bagian 2223)

Kamis, 28 Mei 2026 | 07:17 WIB

Mutiara Pagi: Delapan Benda Langit (Bagian 2221)

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:56 WIB

Mutiara Pagi: Musik dan Kehidupan (Bagian 2220)

Senin, 25 Mei 2026 | 07:45 WIB

Mutiara Pagi: Tangan Langit (Bagian 2219)

Minggu, 24 Mei 2026 | 08:20 WIB

Mutiara Pagi: Istiqomah Terberat (Bagian 2218)

Sabtu, 23 Mei 2026 | 07:09 WIB

Mutiara Pagi: Menulis Kisah (Bagian 2216)

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:43 WIB

Mutiara Pagi: Siklus Kehidupan ( Bagian 2215)

Rabu, 20 Mei 2026 | 07:00 WIB

Mutiara Pagi: Kata-kata Manusia (Bagian 2214)

Selasa, 19 Mei 2026 | 06:45 WIB

Mutiara Pagi: Kesibukan (Bagian 2212)

Minggu, 17 Mei 2026 | 08:32 WIB
X