Dicari Allah sampeyan dimana??

photo author
Abdul Qodir Majid, Journal Nusantara
- Senin, 4 September 2023 | 11:53 WIB
Ilustrasi orang yang berdo'a kepada Allah SWT dimana ada do'a yang ditolak oleh Allah SWT, bahkan do'a dari Rasulullah SAW juga pernah ditolak oleh Allah SWT. (Pinterest.com/Kabarbuana.com)
Ilustrasi orang yang berdo'a kepada Allah SWT dimana ada do'a yang ditolak oleh Allah SWT, bahkan do'a dari Rasulullah SAW juga pernah ditolak oleh Allah SWT. (Pinterest.com/Kabarbuana.com)

Baca Juga: Maksimalisasi Pemanfaatkan Medsos Sebagai Sarana Informasi, Komunikasi, Publikasi Yang Efektif, Efisien (Bag1)

"Dicari di antara kumpulan TADARUSAN Qur'an, sampean juga tak nampak di sana."

"Dicari di antara kumpulan orang orang yang UMROH, niat pun sampean tidak punya."

Tukang tambal dandang bocor itu diam menunduk, ia merasa seperti ada sesuatu yang menohok relung hatinya.

Si ustadz kampung melanjutkan...

"Sampean dicari Allah Ta'ala di antara orang2 yang tepat waktu SHOLATNYA, sampean juga tak ada. Malah sholat sampean kerjakan paling belakang dibanding aktivitas lainnya.

Memangnya siapa yang ngasih waktu dan umur pada sampean.

Dicari di antara Ahli SHOLAWAT pun tak ada.

Dicari di antara yang MENUNTUT ILMU (agama/pengajian/ta'lim), Yo ora ono blass (ya gada sama sekali).

Dicari diantara orang yang mengamalkan dan menegakkan SILATURRAHIM, sampean Yo ra Ono (gada). Mbuleeet2 wae nang omah (muter-muter aja di rumah), sok sibuk... sok repot... ngutak-ngatik sing kurang manfaat

Terus Allah Ta'ala mau mencari sampean di mana lagi, Hah.? Coba sampean beritahu..!

Baca Juga: Kompetisi Sepakbola Se-Desa Pagelaran Cianjur Tahun 2023 Resmi Dibuka

Tukang tambal dandang bocor itu diam. Palu yang yang asalnya dia pukul2kan ke body dandang mendadak berhenti

"Bicaralah... ngomongo, Ojo meneng ae' (jangan diam saja), " ucap ustadz kampung itu

Maka menangislah si tukang tambal dandang bocor tadi. Sambil mengusap airmatanya yang bercucuran, seperti cucuran air hujan yang meresap lewat genteng bocor, ia lalu ber-Istighfar.

Halaman:

Artikel Selanjutnya

Mengenal Gejala Kanker Paru

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Abdul Qodir Majid

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Mutiara Pagi: Nilai Persahabatan (Bagian 2275)

Minggu, 19 Juli 2026 | 06:57 WIB

Mutiara Pagi: Kembali pada Diri (Bagian 2274)

Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:20 WIB

Mutiara Pagi: Sembunyikan (Bagian 2273)

Jumat, 17 Juli 2026 | 05:47 WIB

Mutiara Pagi: Ketenangan Batin (Bagian 2272)

Kamis, 16 Juli 2026 | 06:03 WIB

Mutiara Pagi: Berikan Sebagian (Bagian 2270)

Selasa, 14 Juli 2026 | 06:32 WIB

Mutiara Pagi: Simpan Sebagian (Bagian 2269)

Senin, 13 Juli 2026 | 11:27 WIB

Mutiara Pagi: Perbedaan (Bagian 2268)

Minggu, 12 Juli 2026 | 06:58 WIB

Mutiara Pagi: Doa Saudara (Bagian 2266)

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:37 WIB

Mutiara Pagi: Teruslah Belajar (Bagian 2263)

Selasa, 7 Juli 2026 | 07:44 WIB

Mutiara Pagi: Cahaya Ilmu (Bagian 2261)

Minggu, 5 Juli 2026 | 09:18 WIB

Mutiara Pagi: Hidup adalah Puisi (Bagian 2260)

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:19 WIB

Mutiara Pagi: Kedamaian (Bagian 2259)

Jumat, 3 Juli 2026 | 07:13 WIB

Mutiara Pagi: Kebaikan (Bagian 2258)

Kamis, 2 Juli 2026 | 07:35 WIB
X