hiburan

Jasad Telah Pergi Namun Jejak Tak Pernah Hilang

Jumat, 10 Januari 2025 | 13:00 WIB
ilustrasi: Pergi (Pixabay/Pexels )

Oleh: Munawir Kamaluddin

Dalam sunyi yang tiba-tiba menggema, kabar kepergian *UJAS* panggilan populer Dr. H. Usman Jasad, S.Ag., M.Pd., mengalir bagaikan petir di siang hari.

Betapa tidak, sosok yang dikenal sebagai seorang akademisi terhormat, muballigh yang penuh inspirasi, serta pengusaha yang dermawan itu, berpulang dengan begitu mendadak.

Tidak ada tanda-tanda penyakit, tidak pula riwayat yang mengindikasikan kondisi serius. Beliau sehat, energik, dan penuh semangat dalam menjalankan segala amanahnya hingga hari-hari terakhirnya.

Kepergian beliau begitu mengejutkan. Bagaimana tidak, hanya beberapa waktu sebelum ajal menjemput, beliau masih sempat berbicara, menyapa, bahkan bercanda dengan sahabat-sahabatnya.

Dalam tugas mulianya sebagai seorang muballigh, Dr. Usman Jasad senantiasa berada di tengah umat, menyampaikan pesan-pesan kebaikan, membimbing, dan menginspirasi banyak orang.

Bahkan di tengah kesibukan beliau sebagai akademisi dan tokoh masyarakat, beliau masih mengelola bisnis travel haji dan umrah, sebuah usaha yang bukan hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga penuh keberkahan.

Ada saat-saat dalam hidup ini ketika kabar yang datang tiba-tiba mengubah suasana hati, menenggelamkan kita dalam keheningan, dan menghadirkan rasa kehilangan yang begitu dalam.

Seperti ombak yang perlahan menyapu garis pantai, kabar kepergian seseorang yang kita cintai datang tanpa peringatan, meninggalkan bekas yang tak bisa dihapus oleh waktu.

Kepergian Dr. H. Usman Jasad bukan hanya menggetarkan hati mereka yang mengenalnya, tetapi juga mengguncang jiwa-jiwa yang pernah disentuh oleh kebaikan dan ketulusan beliau.

Beliau bukan sekadar sosok biasa. Dr. Usman Jasad adalah seorang akademisi yang dihormati, muballigh yang penuh hikmah, dan pengusaha yang selalu menjadikan keberkahan sebagai pondasi hidupnya.

Dalam setiap langkahnya, beliau membawa cahaya yang mampu menerangi banyak hati, memberikan arah kepada mereka yang kehilangan jalan, dan menyulam harapan kepada mereka yang hampir putus asa. Kepergian beliau mengajarkan kepada kita bahwa hidup yang bermakna tidak diukur dari panjangnya usia, tetapi dari dalamnya jejak kebaikan yang kita tinggalkan.

Tidak ada yang menyangka bahwa sosok yang dikenal begitu sehat, penuh energi, dan tak kenal lelah ini akan pergi secepat itu. Beliau adalah seseorang yang selalu hadir di tengah umat, menyampaikan pesan-pesan penuh hikmah, membangun hubungan yang erat dengan sahabat, dan bahkan masih sempat menjalankan tugas-tugas pentingnya hingga hari-hari terakhirnya.

Bayangkan, hanya beberapa waktu sebelum ajal menjemput, beliau masih menyapa dengan senyum khasnya, bercanda dengan keluarga ,teman-teman, dan berbagi cerita yang penuh kehangatan. Tetapi takdir Allah adalah rahasia yang tidak bisa kita duga.

Halaman:

Tags

Terkini

Seni Membangun Kepercayaan Diri di Atas Panggung

Selasa, 2 Juni 2026 | 07:44 WIB

Makan Malam dan Dampaknya Bagi Kesehatan

Rabu, 1 April 2026 | 21:13 WIB