Journalnusantara.com - Bulan Dzulhijjah biasa dikenal dengan bulan haji atau juga hari raya kurban. Sejak tanggal 1 Dzulhijjah kaum muslim berpuasa sunnah.
Tidak hanya itu, puasa dijalankan juga tanggal 8 Dzulhijjah yang disebut dengan hari Tarwiyyah dan 9 Dzulhijjah dikenal dengan hari Arofah.
Lalu puncaknya pada 10 Dzulhijjah sebagai lebaran haji dan tanggal 11, 12, 13 Dzulhijjah disebut dengan hari tasyrik.
Melansir berbagai sumber, dari ‘Aisyah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَا مِنْ يَوْمٍ أَكْثَرَ مِنْ أَنْ يُعْتِقَ اللَّهُ فِيهِ عَبْدًا مِنَ النَّارِ مِنْ يَوْمِ عَرَفَةَ وَإِنَّهُ لَيَدْنُو ثُمَّ يُبَاهِى بِهِمُ الْمَلاَئِكَةَ فَيَقُولُ مَا أَرَادَ هَؤُلاَءِ
“Di antara hari yang Allah banyak membebaskan seseorang dari neraka adalah hari Arofah. Dia akan mendekati mereka lalu akan menampakkan keutamaan mereka pada para malaikat. Kemudian Allah berfirman: Apa yang diinginkan oleh mereka?” (HR. Muslim no. 1348).
Allah pun begitu bangga dengan orang yang wukuf di Arafah.
Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, ia berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يُبَاهِى مَلاَئِكَتَهُ عَشِيَّةَ عَرَفَةَ بِأَهْلِ عَرَفَةَ فَيَقُولُ انْظُرُوا إِلَى عِبَادِى أَتَوْنِى شُعْثاً غُبْراً
“Sesungguhnya Allah berbangga kepada para malaikat-Nya pada sore Arafah dengan orang-orang di Arafah, dan berkata: “Lihatlah keadaan hambaku, mereka mendatangiku dalam keadaan kusut dan berdebu” (HR. Ahmad 2: 224.)
Baca Juga: Menko Polhukam Dorong Penyelesaian Berbagai Kasus Pelanggaran HAM Masa Lalu
Pelajaran yang terdapat dalam Hadits :
Keutamaan hari Arafah antara lain :
1. Saat hari Arafah setan terhina.
Sebagaimana hadits yang diriwayatkan Imam Malik dan Baihaqi dari Thalhah bin Ubaidillah RA. "Tiada terlihat setan pada hari yang dia merasa lebih kecil lebih, terusir, lebih terhina, dan lebih marah ketimbang hari Arafah. Hal itu itu tak lain dikarenakan pada hari itu ia melihat turunnya rahmat Allah dan terhapusnya dosa-dosa besar manusia."
2. Diturunkannya ayat terakhir Al-Qur'an.
Di Arafah itulah, diturunkannya ayat terakhir saat Rasulullah SAW wukuf di lereng Jabal Rahmah, yaitu surat Al Maidah ayat 3.
الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا
"Pada hari ini telah kusempurnakan untuk kamu agamamu dan telah kucukupkan kepadamu nikmatku dan telah Aku Ridhai Islam itu juga agama bagimu."
Artikel Terkait
Ini Parah Ini...Istri Berangkat Haji Suami Wikwik di Wisma Bareng Selingkuhan, DIgerebek Malu !
Menko PMK Muhadjir Effendy Tetapkan 28 dan 30 Juni 2023 Cuti Bersama Iedul Adha 1444 H
Tak Terima Ditegur Saat Konvoi Sambil Meraung-raung Knalpot, Seorang Pedagang DIbacok Geng Motor
Jelang Armuzna, GP Ansor Cianjur Kembali Doakan Jamaah Haji Lancar dan Selamat
Dana Desa Bertambah dan Masa Jabatan Kepala Desa Berubah, Siapakah yang Diuntungkan?
Ahmad Nur Rizal Berharap Kunjungan Kemenkop Bangkitkan Inkubator Bisnis Universitas Suryakancana
Daftar Hadir Pemilih Barometer Pemilu Jurdil dalam Pesta Demokrasi
AHY Antar Anies Baswedan dan Keluarga Tunaikan Ibadah Haji
Puteri Indonesia 2023, Farhana Nariswari Jadi Pembicara Beauty Class Bersama Mustika Ratu di Sekolah Polwan
Menko Polhukam Dorong Penyelesaian Berbagai Kasus Pelanggaran HAM Masa Lalu