Menciptakan Istilah Hallo Bandoeng
Seperti yang sudah diketahui sebelumnya, Halo Bandung merupakan sebuah lagu perjuangan yang dinyanyikan oleh seniman Ismail Marzuki dalam menggambarkan perjuangan pahlawan setempat saat peristiwa Bandung Lautan Api. Namun tahukah jika ucapan tersebut sebetulnya sudah tercetus sejak awal stasiun radio itu berdiri.
Saat itu pengucapan "Hallo Bandoeng" digunakan operator telegraf di Malabar dan di Stasiun Radio Kootwijk Belanda sebagai sapaan pertama sebelum memulai komunikasi lintas benua.
Selain digunakan sebagai tanda komunikasi, Hallo Bandoeng juga sempat dijadikan lagu oleh seorang warga Belanda bernama William Frederik Christiaan Dieben yang ia nyanyikan dengan iringan orchestra hingga jadi terkenal.
Adapun sebagai penunjang komunikasi pada saat itu, di sekitar lokasi Stasiun Radio Malabar turut dibangun komplek perumahan dengan segudang fasilitas lengkap untuk para pegawai di sana.
Beberapa fasilitas tersebut di antaranya kolam renang, fasilitas olahraga, hingga gedung bioskop untuk tempat hiburan.
Sayangnya, semua peninggalan tersebut kini hanya tersisa puing bangunan yang tertutup semak belukar.
Di sekitar lokasi ini juga bisa ditemui sisa-sisa tiang antena sebagai pendukung pemancar radio yang kini telah usang.
Artikel Terkait
Pemain Timnas di Berbagai Posisi
Di-NU-NU-kan
Bikin Bangga, Denny JA Terima Penghargaan International: Lifetime Achievement Award 2024
Catatan Apik Indra Sjafri, Pelatih Timnas Indonesia Kembali Harumkan Indonesia
Jens Raven, Striker Masa Depan Timnas Indonesia
Olympiade, Kemunafikan Barat dan Perang terhadap Agama
Film Horor di Agustus 2024 yang Tayang di Bioskop
Bupati Cianjur Lepas Roadshow Bus KPK Tahun 2024
Harta Adalah Tanggung Jawab
Mutiara Pagi (Bagian: 1.569)