Seperti diketahui, YESS merupakan program regenerasi petani yang akan melahirkan petani serta pengusaha muda pertanian dan diharapkan melalui program ini akan memberikan nilai tambah luar biasa pada sektor sosial dan ekonomi terutama bagi masyarakat pertanian Indonesia. Program Yess hadir untuk meningkatkan kapasitas pemuda di pedesaan menambah dan ilmu pengetahuan dan teknologi pertanian bagi masyarakat dan generasi pertanian melalui pelatihan.
Baca Juga: Mari Bantu Pembangunan Masjid Rusak Akibat Gempa Cianjur
Diharapkan melalui program YESS dapat meningkatkan penumbuhan jiwa kewirausahaan (enterpreneur) bagi para pemuda dipedesaan. Hingga pada akhirnya dapat mendorong terciptanya iklim pertanian yang sehat (ramah lingkungan) dengan menjadi perintis dalam penggunaan input pertanian yang tidak berbahaya dan berbasis pada sumberdaya alam lokal serta menumbuhkan potensi pariwisata lokal berbasis pertanian.
Hal ini sesuai dengan harapan dari Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo yang kerap menegaskan dalam kondisi saat ini pertanian bisa menjadi ujung tombak dari pembangunan suatu bangsa terlebih di kondisi pandemi ini. Apalagi dengan dukungan generasi milenial.
Mengingat betapa pentingya peran petani, Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) terus mengupayakan regenerasi pertani. Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi menjelaskan bahwa salah satu fokus utama Kementan adalah mencetak petani milenial, sekaligus melakukan regenerasi petani.
Baca Juga: Kembali, PAC IPNU IPPNU Campaka Cianjur Gelar Makesta
“Regenerasi adalah hal yang harus dilakukan. Apalagi, petani di Tanah Air saat ini didominasi petani usia lanjut. Pemuda merupakan generasi penerus yang memiliki semangat dan harapan yang besar untuk kemajuan sektor pertanian”, tegas Dedi.