Journalnusantara.com, Cianjur - Memiliki wilayah yang sangat cocok untuk mengembangkan sayuran dan aneka bunga, dataran tinggi Cianjur telah melahirkan banyak petani milenial. Satu diantaranya adalah Jana Rojana yang fokus menghasilkan sayuran lettuce dan bunga krisan.
“Saya berkeinginan mewujudkan usaha pertanian unggul dan mandiri bersama petani dan masyarakat yang berorientasi pada pemberdayaan sosial, ekonomi dan ekologi, pariwisata dan edukasi," ujar pria yang menjadi Ketua Kelompok Tani Mandiri di Kp. Bengkok RT 02 RW 11, Desa Sindanglaya, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur.
Saat ditanya mengapa ia tertarik menggeluti sektor pertanian, Jana mengungkapkan bahwa agroekosistem Kabupaten Cianjur sangat mendukung dan untuk saprodi mudah didapat. Ia pun menjelaskan di Kabupaten Cianjur telah banyak petani senior yang berkenan untuk menularkan ilmunya kepada calon-calon petani seperti saya.
“Bicara sektor pertanian seluruh komoditas pertanian banyak dicari dan digemari oleh konsumen. Dan ini menjadi jaminan tersendiri di pasar,” tambah Jana kepada media, Senin (20/02/2023).
Baca Juga: Masjid Agung Cianjur, Megah dan Bersejarah
Di luas lahan 2 Ha Bunga Krisan, 4 Ha Sayuran Horti, Jana dengan 12 anggota Poktan Mandiri mengembangkan budidaya Lettuce mulai dari tahun 2018. Kegiatan bersumber dari Dana Desa dengan Bumdes Desa Sinanglaya dan Poktan Mandiri. Pemasaran lettuce ini, Poktan Mandiri memasok langsung untuk supplier lettuce untuk kebutuhan restoran cepat saji seperti Mc.D, Burger King, AW dan lainnya. Kerjasama ini masih berlangsung sampai sekarang, yang dituangkan dalam MOU kerjasama yang telah disepakati.
Selain Lettuce, Jana dan anggotanya mengembangan Bunga Krisan potong sejak tahun 2019 dengan menjalin kerjasama Anwar Floris sebagai investor usaha dan pemasaran hasil produk krisan potong. Pemasaran dilakukan ke kota-kota besar di luar Pulau Jawa seperti Batam, Makasar dan Lampung. Pemasaran yang kontinu ini disepakati dengan harga kontrak.
Saat awal pandemi tahun 2020 dan diberlakukan lockdown, Poktan Mandiri tidak terlalu terkena dampak nya karena bunga potong yang dihasilkan terserap ke Pasar Rawa Belong dan mengikuti ajang Bazar di Dinas Pertanian Perkebunan Pangan dan Hortikultura Kabupaten Cianjur. Upaya selanjutnya adalah rotasi tanam dengan menanam komoditas sayuran di GH krisan.
Pemberi penyuluhan pertanian yang mendampingi Poktan Mandiri, Suci menjelaskan untuk pengembangan keterampilan kelompok tani dalam menambah ilmu pengetahuan dan teknologi Poktan Mandiri menjalin kerjasama ICDF dengan Taiwan Technical Mission dan BBPP Lembang dan P4S Agro Segar Kecamatan Pacet.
Baca Juga: Pengawasan Uji Petik, Panwaslu Desa Gelaranyar Pagelaran Kembali ke Lapangan
“Jiwa sosial mereka pun terus diterapkan oleh Poktan Mandiri melalui demonstrasi demplot komoditas sayuran dan hasilnya disumbangkan bagi Kepedulian Dampak Covid-19 di yayasan-yayasan sosial di sekitar wilayah Cipanas dan Pacet," paparnya.
Poktan Mandiri juga memberikan kesempatan bagi siswa/i PKL dari SMK Pertanian Sukabumi untuk melaksanakan praktek lapangan. Dengan adanya dukungan dari Kepala Desa, Jana dan rekannya ingin mengembangkan usahanya menjadi kawasan agrowisata.
Program YESS
Untuk mengembangkan dampak sosial dan regenerasi petani di Cianjur, Jana menjadi bagian dari calon penerima manfaat program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS) dari Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Kementerian Pertanian.
Artikel Terkait
Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin Hadiri Istighosah Kubra di Masjid Agung Cianjur
Pasca Hadiri Istighosah di Cianjur, Wapres RI Pulang Naik Helikopter
Mantan Ketua PWI Cianjur, H Rudi Asyari Meninggal Dunia, Disebut sebagai Penulis Sepanjang Masa
Milad 101 Tahun, Reuni dan Resepsi 1 Abad NU, Ma'had Baitul Arqom Hadirkan Tokoh Bangsa dan Alumni Sedunia
Sigale-gale, Boneka Tolak Bala dari Tanah Toba
Kembali, PAC IPNU IPPNU Campaka Cianjur Gelar Makesta
Disebut Tidak Islami, Megawati Soekarnoputri: Saya Sudah Haji dan Umroh
Mari Bantu Pembangunan Masjid Rusak Akibat Gempa Cianjur
Pengawasan Uji Petik, Panwaslu Desa Gelaranyar Pagelaran Kembali ke Lapangan
Masjid Agung Cianjur, Megah dan Bersejarah