Journalnusantara.com, Cianjur - Polres Cianjur kembali menggelar bakti sosial dengan membagikan paket sembako kepada masyarakat dan renovasi rumah dalam rangka menjelang Hari Bhayangkara ke-77, Jumat (30/06/2023).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kapolres Cianjur AKBP Aszhari Kurniawan, S.H., S.I.K., M.Si yang didampingi oleh Ketua Bhayangkari Cabang Cianjur Ny. Sri Aszhari.
Bakti sosial tersebut dilaksanakan di Kampung Buniayu, Desa Kertamukti, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur.
Bakti sosial pemberian sembako sebagai wujud kepedulian Polres Cianjur dalam dalam membantu kesejahteraan dan meringankan beban masyarakat yang kurang mampu serta untuk merekatkan hubungan silaturahmi polri dengan masyarakat.
Baca Juga: Ribuan Jamaah Ikuti Shalat Idul Adha di Masjid Raya Al Jabbar Bandung
Kapolres Cianjur menjelaskan, sebanyak ratusan paket sembako diberikan kepada masyarakat, tujuannya adalah memberikan bantuan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan uluran tangan.
"Kegiatan ini menjadi wujud nyata dari sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan menciptakan lingkungan yang kondusif," ujarnya melansir media sosial Polres.
Selain itu Kapolres Cianjur juga memimpin peresmian rumah milik Ibu Esih yang telah direnovasi, sebelumnya tidak layak huni menjadi layak huni di Kampung Buniayu Desa Kertamukti Kecamatan Haurwangi Kabupaten Cianjur, Jum'at (30/06/2023).
Pasalnya, kondisi rumah Ibu Esih dinilai sangat tidak layak huni. Atap rumah dalam kondisi lapuk dan saat berlangsung hujan, rumah tersebut bocor dengan dinding yang terbuat dari anyaman bambu.
Bakti sosial rutilahu tersebut merupakan wujud kepedulian Polres Cianjur dalam rangka Hari Bhayangkara ke-77 dalam membantu percepatan kesejahteraan dan meringankan beban masyarakt yang kurang mampu.
Baca Juga: Syahlatun Najwa, Mahasiswi UIN Bandung Ungkap Potensi Muslimah Meraih Prestasi
Kapolres Cianjur mengatakan, kegiatan bakti sosial rutilahu tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat melalui perbaikan/renovasi kondisi rumah yang tidak layak huni menjadi layak huni.