JournalNusantara.com - Orang Dengan Gangguan Kejiwaan (ODGJ) yang berkeliaran dijalanan diketahui sering melakukan perbuatan diluar batas kewajaran, seperti penganiayaan dan pengrusakan. Hal tersebut tentunya meresahkan warga sekitar, seperti halnya yang terjadi di Tambora Jakarta baru-baru ini.
Baca Juga: Fakultas Sains Terapan Universitas Suryakancana Cetak Bibit Pengusaha Tani Nasional
Seorang pria berinisial H, 45, yang melakukan teror hendak menghancurkan mushala di Jalan Kalianyar Raya, Tambora, Jakarta Barat diduga mengalami gangguan jiwa. Ia diamankan warga sekitar (20/5).
"Pelaku juga warga sekitar TKP, warga sekitar situ sudah mengetahui juga bahwa pelaku ODGJ," ujar Kapolsek Tambora Kompol Putra Pratama saat dihubungi JawaPos.com, Senin (22/5).
Baca Juga: Restoran Cepat Saji McDOnald Hadir Di Cianjur
Saat ini, ia mengatakan bahwa pelaku sudah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk menjalani pemeriksaan kejiwaan.
"Kami kirimkan ke RS Polri Kramat Jati untuk pemerikasan psyschiatricum," kata Putra.
Dari hasil identifikasi sementara, Putra mengatakan bahwa pelaku merupakan pecatan TNI Angkatan Darat tahun 2013. "Pangkat terakhir Serda," singkatnya.
Baca Juga: KPK Tahan Dirut PT AK Persero, Rugikan Negara 46 Milyar Rupiah
Sebelumnya, viral di media sosial seorang berambut gondrong diarak massa. Terlihat beberapa pukulan dari warga yang kesal tertuju kepada orang tersebut.
Saat hendak dibawa dengan mobil polisi pun, warga masih mengitari mobil tersebut dan terus mencoba melakukan pemukulan terhadap pelaku. Sementara itu, petugas kepolisian dan TNI yang ada di lokasi pun beberapa kali mencoba melerainya.***
Sumber : jawapos.com