Journalnusantara.com, Batam - Sering terjadinya kecelakaan di kapal yang biasanya terjadi akibat cuaca buruk dan kelalaian kerja awak kapal, MT Bintulu milik PT Usda Seroja Jaya menggelar pelatihan keselamatan kerja.
Terutama dalam penanganan saat terjadi emergency di atas kapal seperti tubrukan, kebakaran, ledakan, kandas, kebocoran, tenggelam, orang jatuh ke laut, dan pencemaran.
Drill adalah latihan rutin yang dilaksanakan di atas kapal dengan tujuan memberikan pelatihan agar setiap krew di kapal familiar memahami bagai mana prosedur ketika kapal terjadi keadaan darurat, sesuai tugas dan tanggung jawabnya masing-masing. Maka kegiatan drill sangat penting dilakukan bagi seluruh kapal.
Dalam hal ini, MT Bintulu rutin melaksanakan drill yang diatur jadwal pelatihanya oleh Mualim 3 (Erickson Simatupang). Ini tentunya di bawah pengawasan Chief Officer / Mualim 1 ( Baharudin ) Drill dilaksanakan berdasarkan aturan dan referensi dalam Solas.
Baca Juga: Menhan Prabowo Dorong Peningkatan Modernisasi Kapal Perang TNI AL
MT Bintulu memiliki 20 crew awak kapal, dipimpin oleh kapten Joni Edison Simamora, yang beranggotakan :
1. Baharudin: Mualim I
2. Muhammad Yasir: Mualim II
3. Erickson Simatupang: Mualim III
4. Raden Iman Sari Kusuma: K.K.M
5. Yudi: Masinis II
6. Surya Hadisyah Putra: Masinis III
7. Heri Joni Sitohang : Masinis IV
8. Suyanto: Bosun
9. Supardi: Juru Mudi
10. Robingua Ambarita: Juru Mudi
11. Fery Apandi: Juru Mudi
12. Ilham: Juru Minyak
13. Agusman: Juru Minyak
14. Irwansyah: Juru Minyak
15. Suwito: Juru Masak
16. Yuhepni: Mess Boy
17. Dodi Sukaton: Cadet Deck
18. Dwiki Dharmawan: Cadet Deck
19. Faiz Hanif Mahfud: Cadet Engine
Sudah pastinya familiar/memahami prosedur ketika kapal terjadi keadaan darurat sesuai tugas dan tanggung jawabnya masing-masing.
PT Usda Seroja Jaya selalu memberi apresiasi terhadap crew MT Bintulu karena selalu memberikan kinerja yang baik untuk pelaksanaan Drill tersebut guna menciptakan kinerja yang aman.
Kapten MT Bintulu, Kapten Joni Edison Simamora mengatakan, untuk seluruh crew kapal yang ada di Indonesia maupun di seluruh dunia, pentingnya pengetahuan dan pelatihan krew kapal tentang prosedur darurat di atas kapal untuk menunjang keselamatan saat bekerja di atas kapal.
Baca Juga: MT Bintulu Jadi Pilihan Putra Taruna Nusantara Jalani Praktek Laut
"Di mana dalam dunia pelayaran berbagai macam bahaya yang dapat mengancam jiwa awak kapal maupun muatan yang sedang dibawa, Oleh karena itu para awak kapal harus dibekali materi atau pengetahuan tentang bagaimana cara mengatasi keadaan darurat di atas kapal dengan melakukan tindakan- tindakan yang sesuai dengan prosedur darurat untuk memperkecil kerugian dan dampak yang diakibatkan oleh suatu kecelakaan," tandasnya.