Journalnusantara.com, Cianjur - Kicau Mania yang dilaksanakan dalam rangka Anniversary Gede Pangrango Cianjur berlangsung semarak. Kegiatan ini digelar di Terminal Rawabango, Desa Bojong, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Ahad (05/03/2023).
Anniversary ini digelar satu tahun terbentuknya kepengurusan, dengan peserta sangat membludak dari dalam dan luar kota seperti Bekasi, Bogor, Jakarta, Bandung, Purwakarta, dan lainnya. Ada beberapa jenis burung yang diperlombakan di antaranya yaitu burung Muray Batu, Anis Merah, Kacer, dan masih banyak lagi.
Baca Juga: KKG PAI Kecamatan Cianjur Sukses Gelar Lomba, Juara Umum Diraih SDN Ibu Dewi 1
Ketua Panitia Pelaksana, Ukep mengatakan, dengan adanya perlombaan ini, diharapkan para penghobi burung kedepannya semakin banyak pesertanya,
"Karena hal ini sangat menunjang perekonomian bagi para peserta, pengrajin kurung, jual beli burung, pakan, fooding bird dan pengrajin aksesori lainnya, juga jual beli burungnya, termasuk pakan, dan lainnya," ucapnya.
Salah satu peserta dari Cianjur bernama Jaya menambahkan, dengan adanya event ini pertama sebagai ajang silaturahim dan bertukar pikiran terkait burung kesukaan dan hobinya.
Baca Juga: Angin Kencang Warnai Lomba F1 Powerboat Danau Toba
"Kita penggemar Kicau Mania juga branding agar burung yang di alam sana tidak abis karena demi kelangsungan ekosistem yang ada di alam," bebernya dengan tegas.
Dalam event ini, Koordinator Juri Nasional, Adang Aji menyampaikan, kriteria perlombaan adalah harus yang dari breeding. Bisa dilihat dari pergelangan kaki burung ada peneng atau cincin yang melingkar di kakinya, bahwa burung tersebut hasil dari para breeding-breeding yang ada di Indonesia.
"Hal demikian dimaksudkan untuk menjaga ekosistem burung yang ada di hutan-hutan dan itu sudah di mulai sejak tahun 2015," tandasnya menutup pembicaraan.
Baca Juga: Membanggakan, Guru Sejarah SMANSA Cianjur Juara 1 Lomba Pengembangan Media Pembelajaran