Journalnusantara.com, Cianjur - Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Agama Islam (PAI) Kabupaten Cianjur sukses menggelar berbagai macam mata lomba yang diikuti 72 sekolah se-Kecamatan Cianjur, di antaranya Kasidah, Lomba Cerdas Cermat (LCC), Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ), Musabaqoh Hifdzil Quran (MHQ), Kaligrafi, Adzan, Pidato Islami, dan Kesempurnaan Gerakan Sholat, yang bertempat di SDN Sayang 1, SDN Sayang Semper dan SDN Sayang 2, Rabu (01/02/2023).
Dalam sambutannya, Ketua Panitia, Drs Taryat, MM., mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya membangkitkan semangat anak didik pasca gempa yang melanda Cianjur.
Baca Juga: Sat Binmas Polres Cianjur Dirikan Sekolah Darurat untuk Korban Bencana Gempa
"Kita lakukan agar trauma hilang dan dapat menghadirkan kembali keceriaan serta semangat belajar bangkit kembali bagi seluruh siswa di Kecamatan Cianjur dan daerah terdampak gempa," ucapnya kepada wartawan.
Sementara itu, Ketua KKG PAI Kecamatan Cianjur, Nana Munawir Sajali, S. Pd., M.M., mengungkapkan bahwa kegiatan ini adalah bukti solidaritas guru guru PAI di Kecamatan Cianjur, sehingga bisa menjadi tolak ukur membangun pendidikan di masyarakat.
Secara terpisah, Kordik Kecamatan Cianjur, Drs Ridwan Barokah, M.M., menyatakan bahwa kegiatan ini adalah bentuk dan upaya peningkatan moderasi beragama sehingga mampu menciptakan tatanan masyarakat pendidikan yang memiliki sudut pandang pluralis dan mencerminkan kebhinnekaan sebagaimana amanat undang undang.
"Ke depan kegiatan seperti ini Insya Alloh akan terus ditingkatkan sehingga memiliki daya dukung, kaitan dengan optimalisasi sikap dan watak peserta didik yang mencerminkan prilaku Nabi," tuturnya.
Sebagai juara umum lomba, Kepala Sekolah SDN Ibu Dewi 1, Hj. Teti Gusdiharti, S.Pd, M.Pd., mengungkapkan bahwa pentas PAI ini merupakan ajang silaturahim antar sekolah sekaligus unjuk keterampilan tiap sekolah.
Baca Juga: Geger! Kepala Sekolah Madrasah Perkosa Siswinya di Ruang Kerja
"Kami berharap agar kecamatan Cianjur dapat memperoleh prestasi di jenjang selanjutnya baik di tingkat Kabupaten, Provinsi maupun di tingkat Nasional," ungkapnya dengan nada optimis.
Artikel Terkait
Prof. KH. Ali Yafie, Sosok Ulama Tradisionalis yang Inklusif-Modern
Bincang-Bincang Ringan dengan Ilhan Omar, Anggota Kongres Amerika Serikat
Pungutan Berkedok Sumbangan di SMAN 1 Cilaku, Sebagian Diduga Masuk Iuran MKKS
Aspirasi Tak Digubris, Aliansi Masyarakat Cianjur Menggugat (AMCM) Kuasai Gedung DPRD
Kaya vs Hedonisme
Banjir Terjang Kabupaten Bekasi, 73 Titik Tergenang
KMA Kuota Haji 2023 Resmi Terbit, Kemenag RI Sesuaikan Penghitungan Estimasi Keberangkatan
Wapres Shalat Shubuh Berjamaah di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo
PAC GP Ansor Kecamatan Karangtengah Cianjur Bertekad Majukan Indeks Pembangunan Manusia
Seri Agama dan Sains: Lubang Hitam, Terompet Sangkakala dan Hari Kiamat