JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR - Pemerintah Kabupaten Cianjur mengkaji wacana untuk menggelar Musabaqah Tilawatil Qur'an dan Hadis (MTQH) tingkat kabupaten secara rutin setiap tahun. Rencana tersebut digulirkan guna memperkuat intensitas pembinaan qari dan qariah di wilayah tersebut.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Cianjur, Abi Ramzi, saat menghadiri pembukaan MTQH XLVIII Tingkat Kabupaten Cianjur Tahun 2026 di Kecamatan Pagelaran pada Minggu (26/7/2026). Ajang kompetisi keagamaan ini dijadwalkan berlangsung hingga 30 Juli 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Abi Ramzi mengapresiasi dukungan warga serta sinergi para petugas yang mengawal berjalannya kegiatan.
"Hari ini saya mewakili Bapak Bupati merasa bangga melihat antusiasme masyarakat Pagelaran. Terima kasih kepada seluruh panitia, aparat keamanan, para kafilah, dan warga yang telah menyambut kegiatan ini dengan luar biasa. Semoga MTQH menjadi momentum memperkuat syiar Islam sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di Kabupaten Cianjur," ujarnya.
Ia menilai perubahan periode penyelenggaraan dari dua tahunan menjadi tahunan penting untuk menjaga keberlanjutan regenerasi penghafal Al-Qur'an di tingkat kecamatan.
"Insya Allah mulai tahun depan kita ikhtiarkan MTQH dilaksanakan setiap tahun. Harapannya semangat masyarakat semakin tumbuh dan pembinaan qari-qariah terus berkelanjutan sehingga prestasi Kabupaten Cianjur semakin meningkat," katanya.
Perhelatan yang melibatkan perwakilan dari 32 kecamatan se-Kabupaten Cianjur ini sempat memicu kepadatan di ruas jalan utama. Untuk mengantisipasi penumpukan arus kendaraan dari arah Sukanagara maupun Tanggeung, pihak kepolisian bersama Dinas Perhubungan memberlakukan skema buka-tutup lajur secara bergantian sejak siang hari.
Pemerintah daerah berharap rangkaian perlombaan ini tidak sekadar menjadi ajang pencarian bakat untuk kompetisi tingkat provinsi, melainkan juga instrumen dalam memperkuat karakter religius masyarakat Cianjur.