daerah

Lista Sri Rahayu Ajak Generasi Muda Lestarikan Warisan Budaya Lewat Batik

Minggu, 26 April 2026 | 10:51 WIB
Lista Sri Rahayu melakukan kunjungan edukatif ke bengkel produksi Simkuring Batik Cianjuran. (FOTO: Ist)

JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR - Mahasiswi Program Studi Akuntansi Universitas Putra Indonesia asal Kabupaten Cianjur, Lista Sri Rahayu, melakukan kunjungan edukatif ke bengkel produksi Simkuring Batik Cianjuran.

Kehadiran Puteri Muslimah Nusantara ini merupakan wujud nyata kepeduliannya terhadap pelestarian budaya lokal di tengah arus modernisasi.

Dalam kunjungannya tersebut, Lista mencoba langsung proses mencanting batik. Ia mengamati bahwa setiap goresan malam di atas kain bukan sekadar aktivitas teknis, melainkan sebuah proses yang menuntut kesabaran, ketelitian, dan rasa cinta terhadap seni tradisi.

"Kelihatannya sederhana, tetapi ternyata butuh kesabaran dan ketelitian yang luar biasa. Melalui proses ini, saya ingin mengajak anak muda untuk lebih peduli dan menjaga warisan budaya kita," ujar mahasiswi asal Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaluyu tersebut.

Menurut Lista, setiap motif batik memiliki keindahan visual yang selaras dengan filosofi mendalam. Berbagai motif yang ia pelajari di Simkuring Batik Cianjuran melambangkan nilai-nilai kehidupan, mulai dari kebijaksanaan, keharmonisan, hingga harapan akan masa depan yang lebih baik.

Filosofi inilah yang menurutnya harus dipahami oleh generasi muda agar batik tidak hanya dipandang sebagai pakaian formal semata.

Ia menekankan bahwa menghargai batik berarti juga memahami makna di balik setiap helai kainnya. Hal ini menjadi krusial di tengah tantangan globalisasi yang sering kali membuat anak muda perlahan meninggalkan identitas budayanya.

Sebagai bagian dari Puteri Muslimah Nusantara, Lista mengajak generasi sebanyanya untuk mulai mencintai batik melalui langkah-langkah sederhana namun berdampak.

"Sebagai anak muda, kita harus bangga dengan budaya sendiri. Mulailah dari hal kecil seperti memakai batik, mengenali proses pembuatannya, dan mendukung karya perajin lokal. Jika bukan kita yang menjaga, siapa lagi?" pungkasnya.

Tags

Terkini