daerah

Akselerasi Instruktur dan Pelatih Profesional, PC IPNU–IPPNU Ciamis Gelar LATIN–LATPEL

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:57 WIB
PC IPNU–IPPNU Ciamis menggelar LATIN–LATPEL

 

JOURNALNUSANTARA.COM, CIAMIS - Di tengah tantangan kaderisasi pelajar Nahdlatul Ulama yang kian kompleks, Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Ciamis menggelar Latihan Instruktur (LATIN) dan Latihan Pelatih (LATPEL) sebagai langkah strategis memperkuat kualitas kaderisasi yang profesional dan berkelanjutan.

Kegiatan yang mengusung tema “Akselerasi Instruktur dan Pelatih yang Profesional serta Berkelanjutan” ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Baitul Hikam As-Shofa, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, selama tiga hari, Jumat–Minggu (9–11/1/2026).

LATIN–LATPEL ini diikuti oleh 25 peserta, terdiri atas 16 peserta LATIN dan 9 peserta LATPEL. Peserta berasal dari seluruh kecamatan di Kabupaten Ciamis, terdapat pula 4 peserta dari luar kabupaten sebagai bentuk keterbukaan dan kolaborasi kaderisasi.

Acara dibuka secara resmi pada Jumat (9/1) dan dihadiri oleh Kabag Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Ciamis, Sekretaris PCNU Ciamis, perwakilan Forkopimda dan Forkopimcam Cijeungjing, jajaran Badan Otonom NU, pengurus MWC NU Cijeungjing, serta alumni senior IPNU–IPPNU Kabupaten Ciamis.

Dalam sambutannya, Ketua PC IPNU Ciamis, Irman Muhamad Fahan, menegaskan bahwa akselerasi kaderisasi menjadi kebutuhan organisasi di tengah dinamika zaman yang terus berubah.

“IPNU–IPPNU tidak bisa lagi berjalan dengan pola lama yang lambat. Melalui LATIN dan LATPEL ini, kami ingin melahirkan instruktur dan pelatih yang profesional, serta memiliki komitmen keberlanjutan dalam mendampingi kader di setiap tingkatan,” ujarnya.

Dukungan juga disampaikan oleh Pimpinan Pondok Pesantren Baitul Hikam As-Shofa, KH Anas Nasrudin. Ia menekankan bahwa profesionalisme dalam organisasi harus berjalan seiring dengan penguatan spiritual dan akhlak kader.

Sementara itu, Sekretaris PCNU Ciamis, KH Tatang Nawawi, menyampaikan bahwa instruktur dan pelatih memiliki peran strategis dalam menjaga kesinambungan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah di kalangan pelajar.

“Profesionalisme instruktur akan sangat menentukan bagaimana ideologi dan nilai ke-NU-an ditransformasikan secara relevan dan berkelanjutan kepada generasi muda,” tuturnya.

Mewakili Bupati Ciamis, Kabag Kesra Setda Kabupaten Ciamis, Anwar Solahudin, M.Pd., hadir memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan secara simbolis. Ia menyampaikan dukungan pemerintah daerah terhadap upaya penguatan kaderisasi yang dilakukan IPNU–IPPNU.

“Pemerintah daerah memandang IPNU–IPPNU sebagai mitra strategis dalam pembinaan generasi muda. Jika instruktur dan pelatihnya kuat, maka kader pelajar Ciamis akan tumbuh menjadi pribadi yang kompeten dan berkarakter,” ungkapnya.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti rangkaian pelatihan yang difokuskan pada penguatan sistem kepelatihan dan kaderisasi organisasi. Materi diarahkan untuk menyamakan pola serta metode kepelatihan agar kaderisasi IPNU–IPPNU berjalan selaras mulai dari tingkat cabang hingga akar rumput.

Melalui kegiatan ini, PC IPNU–IPPNU Kabupaten Ciamis menargetkan terbentuknya korps instruktur dan pelatih tingkat cabang yang siap diterjunkan ke lapangan sebagai penggerak kaderisasi yang sistematis, terukur, dan berkesinambungan.

Tags

Terkini