Journalnusantara.com, Cianjur - Pada hari selasa malam rabu (3-4 /12/2024) telah terjadi bencana alam pergeseran tanah di Kampung Babakan Impres, RT 001, RW 003, Desa Sinarlaut, Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur.
Ketua Yayasan Lima Pemuda pergerakan, Dede Abdulatif bersama pengurus PMII Komisariat STISIP Guna Nusantara Wildan Musyadad terjun langsung ke lapangan mengecek dan memastikan warga masyarakat yang terdampak bencana alam.
"Dalam kejadian tersebut mengakibatkan warga masyarakat terpaksa meninggalkan rumah yang rusak parah sampai dengan padamnya listrik hingga saat ini," kata Dede dalam keterangan yang diterima Journalnusantara, Minggu (08/12/2024).
Ia menyebutkan jumlah warga yang terdampak saat ini mencapai 40 kepala keluarga dengan 122 jiwa dan 31 rumah rusak parah.
"Kemudian selanjutnya, warga masyarakat yang terdampak menghawatirkan kepada anak-anak sekolah yang sampai saat ini belum ada kegiatan belajar mengajar," ujarnya.
Menurutnya kebutuhan warga masyarakat yang terdampak dan sangat mendesak pada saat ini yaitu :
1. Kasur tidur
2. Tenda
3. Makanan siap saji
4. Air bersih
"Besar harapan kami semoga banyak pihak yang membantu saudara-saudara yang terdampak bencana alam pergeseran tanah di Kecamatan Agrabinta," tandasnya.