Tak lebih, tak kurang
Hidup adalah bayang-bayang
Berjalan ketika cahaya terang
Cahaya tiada, lalu menghilang
Tak lebih, tak kurang
Yang kita punya hanyalah waktu
Apapun yang dimiliki sekarang
Suatu saat pasti akan berlalu
Antara nyata dan impian semata
Semua tergantung kesungguhan kita
Yang bersungguh-sungguh pasti dapat
Yang hanya menunggu bisa tak dapat
Hidup bagai mengisi ruang
Yang tak pernah selesai
Karena selalu terasa kurang
Meski tujuan telah tercapai
Karena hidup bukan kesempurnaan
Tapi menerima ketidaksempurnaan
Antara harapan dan kenyataan
Seperti melangkah dalam lingkaran
Tak ada akhir
Tak ada jeda
Meski hidup telah berakhir
Masih ada episode berikutnya
Tak lebih, tak kurang
Tak jauh, yang kita tanam sekarang
Akan tumbuh di masa mendatang
Meski hujan kadang tak datang
Malang, 8 Desember 2024
Salam Sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
Bencana di Cianjur Selatan, NU Care-LAZISNU Salurkan Bantuan
Mutiara Pagi: Gitu Aja Kok Repot (Bagian 1701)
Penyebab, Dampak dan Solusi dalam Mengatasi Penyakit Hati
Kombinasi Ihsan, Itqan, dan Manfaat Universal
Analisis Sisi Negatif dalam Kehidupan Individu dan Masyarakat
Mutiara Pagi: Maling Teriak Maling (Bagian 1702)
Karakter Busuk vs Akhlak Mulia
Analisis Sisi Negatif dalam Kehidupan Individu dan Masyarakat
Jalan Menuju Kedekatan Ilahi dan Pencerahan Jiwa
Mutiara Pagi: Dengan Pena (Bagian 1703)