CIANJUR/ JournalNusantara.com - Sungguh miris melihat kondisi jalan di Perumahan BTN Sabandar Permai Desa Sabandar Kec. Karangtengah Kab. Cianjur. Pasalnya, kondisi jalan "Butut" tersebut berada di jalur utama Perumahan dan sudah berlangsung sekitar 6 tahun tanpa ada perbaikan dari pihak terkait, terutama pihak Pemerintah Desa Sabandar.
Rusaknya jalan di Perum Sabandar Permai ini menjadi keprihatinan banyak pihak, hal ini dikarenakan banyak dampak yang diakibatkan rusaknya fasilatas umum tersebut.
Diantaranya, banyaknya kotoran hewan (Tinja Kucing) yang tersebar di sepanjang jalur jalan yang rusak dan baunya sangat menyengat hidung, polusi udara dengan banyaknya debu yang beterbangan, polusi suara karena gemerataknya bunyi bebatuan yang tergilas roda kendaraan, dan yang paling fatal adalah banyaknya korban jatuh saat berkendara terutama sepeda yang sedang dinaiki oleh anak-anak warga perumahan.
Menurut warga sekitar yang enggan disebutkan namanya saat wawancara pada Sabtu (01 Juni 2024), sudah berpuluh kali ia dan warga perumahan meminta kepada Kepala Desa Sabandar dan pihak terkait untuk memprioritaskan perbaikan jalan Perum Sabandar Permai, namun tidak digubris dan seolah acuh terhadap aspirasi warga.
Padahal, keberadaan Perumahan Sabandar Permai ini berada dekat dengan pusat pemerintah Kabupaten Cianjur, lebih kurang 3 KM menuju Pendopo Cianjur yang mewah. Perumahan inipun dapat dikatakan sebagai Komplek Pemukiman semi modern pertama yang pernah ada di Kabupaten Cianjur.
Baca Juga: Semarak Pilkada Jakarta 2024, Anies Baswedan - Sohibul Iman Resmi Diusung PKS
"Harusnya Kepala Desa dan Pihak terkait gerak cepat terhadap usulan perbaikan jalan ini. jalan ini tidak hanya untuk warga perumahan saja, melainkan menghubungkan Warga Kampung Baru yang berada di luar komplek. ini jalan hidup dan betul-betul butuh perbaikan secepatnya, sudah 6 tahun ini belum ada perbaikan. Apakah akan menunggu warga demo dulu ke balai Desa ?. Saya juga akan berkoordinasi dengan pihak PUPR dan Bina Marga untuk meminta solusi terkait dengan jalan ini." tegasnya dengan nada kesal.
Hingga berita ini diturunkan, pihak awak media berusaha untuk mengkonfirmasi keluhan warga Perum Sabandar Permai kepada Kepala Desa Sabandar, dan bagaimana responnya apakah pro aktif dengan aspirasi warganya ataukah justru acuh dan tidak menganggap perbaikan Fasum ini? kita nantikan respon pihak-pihak terkait. ***
Sumber: Aspirasi Warga yang Gelisah Menunggu Perbaikan.