daerah

Yosep Umar : DKM Menjadi Penggerak Masyarakat Dalam Menjaga Konsistensi Shalat Taraweh Berjamaah

Minggu, 3 Maret 2024 | 11:59 WIB
Jamaah yang jumlahnya ribuan mengikuti Shalat Idul Fitri di Masjid Raya Al Jabbar Bandung

JournalNusantara.com - Kemenag akan menggelar sidang isbat pada 29 Syaban yang bertepatan dengan 10 Maret 2024. Sidang isbat penentuan awal Ramadhan 2024 menggabungkan hasil perhitungan astronomis, dengan hasil temuan hilal melalui pemantauan hilal secara langsung di 134 lokasi.

Baca Juga: Firman Mulyadi : Peroleh 10 Kursi, Golkar Cianjur Bangkit Pasca Ditinggalkan Sang Maestro

Adapun, secara hisab tinggi hilal ketika matahari terbenam di seluruh wilayah Indonesia pada 29 Syaban berkisar antara -0°20' 1,2" sampai 0°52' 5,4" dengan sudut elongasi antara 2°14' 46,8" sampai 2°41' 50,4.

Awal bulan puasa menurut keputusan Kemenag RI bisa saja jatuh pada 11 Maret 2024 atau 12 Maret 2024 jika Syaban diistikmalkan atau digenapkan dalam 30 hari.

Baca Juga: Perpusnas RI Gaet Dinas Arpusda Dorong Warga Papua Melek Membaca

"Alhamdulillah sebentar lagi umat Islam yang ada diseluruh dunia termasuk di Kabupaten Cianjur akan melaksanakan ibadah puasa Ramadhan. Semoga moment ini bisa menjadi sarana meningkatkan amal ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT". Ujar H. Yosep Umar Ketua Dewan Masjid Indonesi Kabupaten Cianjur, Minggu (3/3/2024) kepada JournalNusantara.com.

Baca Juga: Dadan Supardan : Masalah Sampah di Cianjur Jangan sampai Menjadi Beban Masyarakat

"Kami sangat berharap agar warga masyarakat dapat menjalankan ramadhan dengan mengisinya melalui kegiatan positif baik itu sholat taraweh berjamaah, tadarus, kuliah shubuh dan kegiatan lainnya". Tambah Yosep.

"Khusus generasi muda diharapkan mengurangi kegiatan yang mubadzir seperti menongkrong, main game di warnet atau handphone dengan belajar memperdalam agama baik di pesantren kilat atau masjid sekitar". Tegasnya.

"Jadikan juga media sosial sebagai ladang ibadah dengan memperbanyak nonton tayangan dakwah, motivasi, share kegiatan ceramah atau tayangan positif lainnya". Pungkasnya.

Dewan Masjid Indonesia berharap agar DKM menjadi penggerak masyarakat masyarakat agar lebih giat dalam mengisi kegiatan ramadhan terutama menjaga kekompakan shlawat taraweh berjamaah ***

Tags

Terkini