Rangkaian acara kemudian diakhiri dengan penghormatan kepada para pendahulu melalui kegiatan ziarah ke makam pejuang perempuan daerah, termasuk makam Cicih.
Langkah ini dilakukan untuk menumbuhkan kembali ingatan kolektif akan jasa para tokoh lokal yang telah berjuang demi martabat bangsa.
Susi menutup kegiatan dengan menyatakan bahwa Hari Kartini harus menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas dan memastikan adanya kebijakan yang berpihak pada kepentingan perempuan.
Artikel Terkait
Mutiara Pagi: Kepulangan (Bagian 2185)
Menanti Nyali Pemkab Cianjur Menindaklanjuti Rekomendasi LKPJ
Menakar Konsistensi DPRD Cianjur dalam Mengembalikan Marwah Pengawasan
Polisi Bongkar Modus Peredaran Sabu Setengah Kilogram di Cianjur
Pendaftaran Calon Pimpinan BAZNAS Cianjur Minim Peminat
Perkuat Akar Rumput, PDI Perjuangan Cianjur Targetkan Pembentukan Pengurus Hingga Tingkat RW Rampung Mei
Tim Muda SSB Paster Junior Asal Cianjur Raih Posisi Runner Up di Liga Jabar Istimewa 2026
Koperasi Merah Putih: Pilar Kemandirian Ekonomi Rakyat atau Sekadar Proyek Besar?
Legislasi Cianjur Memanas, Fraksi DPRD Soroti Substansi Lima Raperda Strategis
Siswa SMKN 1 Cipanas Cianjur Unjuk Keahlian Olah Hasil Pertanian dalam Uji Kompetensi 2026