JOURNALNUSANTARA.COM, KARAWANG — Esensi dari seorang duta bukan hanya terletak pada penampilan yang memukau, melainkan pada sejauh mana mereka mampu memberikan dampak positif bagi sesama.
Semangat inilah yang terpancar dalam perhelatan bakti sosial bertajuk "Moka Berbagi" yang diinisiasi oleh Paguyuban Mojang Jajaka (Moka) Kabupaten Karawang di Yayasan Rumah Harapan, Jawa Barat.
Aksi sosial ini merupakan manifestasi nyata dari advokasi kemanusiaan para Mojang dan Jajaka dalam menyebarkan energi positif di bulan penuh berkah.
Kehadiran mereka membawa misi mulia untuk berbagi kebahagiaan bersama anak-anak yatim piatu dan kaum dhuafa.
Dalam kesempatan tersebut, Paguyuban Moka Karawang menyerahkan bantuan berupa bahan kebutuhan pokok dan bahan baku pangan guna mendukung keberlangsungan operasional yayasan.
Lebih dari sekadar penyerahan bantuan secara seremonial, para perwakilan pemuda inspiratif ini turut membaur dalam interaksi yang hangat.
Mereka membangun kedekatan emosional melalui berbagai kegiatan rekreatif bersama anak-anak, menciptakan memori indah yang penuh keceriaan.
Langkah ini membuktikan bahwa dedikasi mereka melampaui panggung kompetisi, menyentuh relung hati masyarakat yang membutuhkan.
Ketua Umum Paguyuban Mojang Jajaka Kabupaten Karawang, Rizky Ahmad Pribadi, menegaskan bahwa "Moka Berbagi" adalah bagian dari komitmen berkelanjutan para duta daerah.
Menurutnya, Mojang Jajaka harus tampil sebagai sosok yang holistik tidak hanya menjadi representasi pariwisata dan kebudayaan, tetapi juga menjadi agent of change yang peka terhadap isu sosial.
"Melalui platform Moka Berbagi ini, kami ingin merefleksikan bahwa jati diri Mojang Jajaka Karawang juga mencakup tanggung jawab moral untuk hadir dan berkontribusi langsung di tengah masyarakat," tutur Rizky, pada Senin (16/3/2026).
Rizky menyampaikan harapan besar agar inisiatif ini dapat terus bertransformasi menjadi program rutin yang berkelanjutan di setiap masa kepengurusan.
Program ini diharapkan dapat menjadi legacy yang semakin luas jangkauannya, memberikan kemaslahatan yang lebih besar bagi warga Karawang. Kegiatan penuh kasih ini pun diakhiri dengan momen buka puasa bersama dan doa lintas generasi yang mengalir syahdu.
Artikel Terkait
dr. Novita Qurrota A’ini, Dokter Muda Penggerak Komunitas Perempuan
Mutiara Pagi: Nyanyian “My Lai” (Bagian 2150)
Semangat 'Satekah Polah Ngabela Anu Susah' Komunitas Bagong Mogok Memuliakan Anak Yatim di Bulan Ramadan
Kemeriahan Parade Fashion Show Muslim Raya Sambut Idulfitri di Citimall Sampit
Ramadan Cinta 2026, Upaya Mojang Jajaka Cianjur Berbagi Kebahagiaan
Bupati Cianjur Ajak Masyarakat 'Ubah Takdir' Anak Yatim melalui Program Anak Asuh
Mutiara Pagi: Tiga Jenis Puasa (Bagian 2151)
Tinjauan Fikih Petasan: Perspektif KH. Sahal Mahfudh tentang Tradisi, Bahaya, dan Syariat
Waspada Modus Bantuan Yayasan Berujung Penipuan Perhiasan Emas di Bojongpicung Cianjur
Habibi dan Isninda Melaju ke Babak Top 4 AKSI 2026