JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR — Komunitas Bagong Mogok, Kawan Ukhuwah dan Salon Masjid melaksanakan kegiatan bakti sosial di Kampung Cikendi, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda rutin yang menyasar sejumlah wilayah di Kabupaten Cianjur untuk membantu masyarakat kurang mampu dan menjaga kenyamanan tempat ibadah selama bulan Ramadhan.
Ketua Korwil 3 Bagong Mogok, Luki Lukman Hakim, menjelaskan bahwa kegiatan pada hari ini merupakan lanjutan dari agenda sebelumnya yang dilaksanakan di Kecamatan Pacet.
Untuk wilayah Korwil 3 yang meliputi Kecamatan Pacet, Cipanas, Sukaresmi, dan Cikalongkulon, terdapat dua agenda besar yang melibatkan ratusan penerima manfaat.
Di wilayah Pacet, santunan diberikan kepada 60 orang kaum dhuafa dan yatim, sementara di Cikalongkulon tercatat sekitar 72 orang, sehingga total keseluruhan mencapai lebih dari 120 orang.
Luki memaparkan bahwa komunitas yang berdiri sejak tahun 2015 ini memiliki fokus utama pada bidang sosial. Selain memberikan santunan, mereka juga menjalankan program bersih-bersih masjid agar masyarakat dapat beribadah dengan lebih nyaman.
Pendanaan kegiatan ini berasal dari donasi para pengurus yang mayoritas merupakan pelaku usaha, yang menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membantu sesama.
"Aksi serupa tidak hanya dilakukan di Cianjur, tetapi juga merambah ke wilayah lain seperti Bandung dan Majalengka," ujarnya.
Selain santunan rutin, Bagong Mogok juga aktif dalam program rehabilitasi rumah tidak layak huni (Rutilahu) yang biasanya dibarengi dengan santunan bagi 50 hingga 100 anak yatim di lokasi proyek.
Luki berharap kedepannya kegiatan ini dapat terus berkembang secara merata di setiap kecamatan, dengan target minimal empat titik bakti sosial di setiap wilayah koordinasi.
Senada dengan hal tersebut, Arif Munawar dari Kawan Ukhuwah menyatakan bahwa kolaborasi kali ini merupakan tahun kedua mereka bersinergi dengan Bagong Mogok.
Fokus utama mereka adalah program salon masjid, di mana anggota komunitas bersama warga setempat bergotong-royong membersihkan, merapikan, dan mengharumkan masjid.
"Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kekhusyukan masyarakat dalam menjalankan ibadah, khususnya saat shalat tarawih," harapnya.
Arif menambahkan bahwa selain aksi fisik, kolaborasi ini juga memberikan edukasi kepada pengurus masjid atau pesantren mengenai cara perawatan bangunan.
Artikel Terkait
DMI Serukan Pembacaan Qunut Nazilah untuk Keselamatan Timur Tengah dan Indonesia
Coklat Kita Gelar Silatusantren Nikmatnya Ramadan di Tiga Pondok Pesantren Besar Jawa Barat
Mutiara Pagi: Ruang untuk Besatu (2141)
Eling dan Waspada
Air Kelapa Muda, Keajaiban Hidrasi dari Alam
GP Ansor Jawa Barat Nilai KDM Tak Serius Selesaikan Masalah Pengangguran
Momentum Ramadhan, PC IKA PMII Cianjur Resmikan LAZ GERAKIN untuk Gerakan Sosial Umat
PC PMII Cianjur Sambangi Kantor Kemenag, Bahas Sinergitas Antar Lembaga
Refleksi Harlah ke-6 GP Ansor Karangtengah di Malam Nuzulul Qur’an
Panggilan Khidmat, PAC GP Ansor Karangtengah Segera Gelar PKD 2026