Haol Masyayikh Sunanulhuda Sukabumi: Merawat Sanad, Menggerakkan Ekonomi Keumatan

photo author
M Wawan, Journal Nusantara
- Rabu, 28 Januari 2026 | 06:08 WIB
Haol Masyayikh Sunanulhuda Sukabumi
Haol Masyayikh Sunanulhuda Sukabumi

Semarak Haol juga menyentuh sisi ekonomi melalui Bazaar dan Food Court Pesantren yang melibatkan pelaku UMKM sekitar. Ini menjadi bukti nyata pesantren sebagai penggerak ekonomi kerakyatan.

Sementara itu, dimensi spiritual diperkuat dengan:
1. Takhtimul Qur’an bil Ghoib (27–29 Januari): Oleh para huffaz santri dan alumni.
2. Takhtimul Qur’an bin Nadhor (30 Januari): Melibatkan alumni, muhibbin, dan masyarakat umum.
3. Santunan Anak Yatim (29 Januari): Sebagai wujud kepedulian sosial yang menjadi amanat para masyayikh.

Puncak Haol dan Tabligh Akbar

Puncak acara akan berlangsung pada Jumat (30/1) yang diawali dengan Ziarah Bersama ribuan alumni dari Jawa hingga Sumatra (Lampung).

Acara ditutup dengan Tabligh Akbar bersama Abuya KH Abdullah Mukhtar, Pimpinan Ponpes An-Nidzom sekaligus sahabat karib almarhum Buya KH Dadun Sanusi.

Melalui Haol ini, Pesantren Sunanulhuda kembali mengingatkan bahwa di tengah krisis modernitas, pesantren memiliki tanggung jawab moral untuk mendidik manusia seutuhnya melalui keseimbangan dzikir, fikir, dan amal sosial.

Layanan Informasi:
Bagi masyarakat yang ingin berziarah, lokasi makam masyayikh dapat diakses melalui Google Maps https://maps.app.goo.gl/MYjSkjcRvCusrtqx6?g_st=aw

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: M Wawan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X