Journalnusantara, Cianjur — Juang Muda Cianjur (JMC) menyoroti maraknya aktivitas gudang perusahaan di wilayah Cianjur yang diduga beroperasi tanpa izin resmi.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah gudang milik PT Genki Pro, yang dinilai menyalahi aturan perizinan dan berdampak pada kerusakan infrastruktur desa.
Ketua Bidang Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Juang Muda Cianjur, Taher Al Madani, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima banyak laporan dari masyarakat terkait aktivitas keluar-masuk kendaraan bermuatan berat di sekitar gudang tersebut.
Hal itu, menurutnya, menyebabkan percepatan kerusakan jalan desa dan mengganggu kenyamanan warga.
"Kami menyoroti banyaknya media yang turut menginformasikan keberadaan gudang perusahaan yang beroperasi tanpa izin dan tanpa perhitungan muatan. Aktivitas seperti ini jelas merugikan masyarakat, terutama karena mempercepat rusaknya jalan desa,” ujar Taher dalam keterangannya, Selasa (5/11).
Sebagai tindak lanjut, JMC melakukan konfirmasi langsung ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Cianjur.
Dari hasil pengecekan tersebut, PT Genki Pro dipastikan tidak memiliki izin usaha maupun izin operasional gudang.
“Kami telah mengecek status perizinan PT Genki Pro ke DPMPTSP, dan memang benar perusahaan itu tidak memiliki izin sama sekali. Ini jelas pelanggaran serius dan harus segera ditindak,” tegas Taher.
Menanggapi aduan tersebut, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Cianjur memastikan telah menerima laporan dari JMC.
Pihak Satpol PP menyebut akan menindaklanjuti dengan melakukan pengecekan langsung ke lokasi untuk memastikan kebenaran aktivitas gudang tersebut.
Taher menegaskan, pihaknya akan terus mengawal persoalan ini hingga pemerintah daerah menertibkan aktivitas perusahaan-perusahaan yang tidak taat aturan.
“Kami mendesak pemerintah agar tidak menutup mata. Penegakan aturan harus berlaku bagi semua, agar tidak ada lagi perusahaan yang seenaknya merusak lingkungan dan infrastruktur tanpa izin,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Narkoba, Racun Senyap Pemusnah Masa Depan Bangsa
Dewan Kemakmuran Masjid Agung Cianjur Menggelar Diskusi Kajian Islam Aktual
Proses Jalan Terjal Menuju Sukses
Kopi Tubruk, Tradisi Pahit yang Mendekatkan Jiwa Nusantara
Mahasiswa Prodi PMI FDK UIN Bandung Gelar OSPEK di Pesantren Terkeren
Sistem vs Kemanusiaan: Korban Bencana Cianjur Disandera Temuan BPK, Bupati Wajib Ambil Alih Kendali
Mutiara Pagi: Alam Selalu Berbisik (Bagian 2019)
Skandal Dana BOS di Bekasi, BEM PTNU Jabar Desak Audit Total dan Tindak Pidana
Diduga Ada Penyimpangan, Gemah Ripah Minta Disbudpar Cianjur Transparansi dalam Pengelolaan Desa Wisata
Film sebagai Duta Budaya, Menggerakkan Inovasi dan Apresiasi Lokal