Journalnusantara.com, Bandung - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN SGD Bandung dengan bangga mengumumkan pembukaan Program Studi baru (D-4) Manajemen Industri Halal.
Pembukaan prodi ini merupakan respons atas tingginya permintaan pasar di tengah kehidupan masyarakat modern yang semakin sadar akan pentingnya industri halal.
"Alhamdulillah, Prodi Manajemen Industri Halal sudah mengantongi izin dan siap menerima mahasiswa baru mulai tahun ajaran ini," ungkap Dekan FEBI, Prof. Dr. H. Dudang Gojali, M.Ag., dalam keterangan yang diterima Journalnusantara.com, Selasa (10/6/2025).
Penyelenggaraan Program Studi D-4 Manajemen Industri Halal ini berdasarkan Surat Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 124 Tahun 2025, tertanggal 4 Februari 2025, tentang izin penyelenggaraan Program Studi Manajemen Industri Halal untuk Program Sarjana Terapan UIN SGD Bandung.
Keputusan ini kemudian diperkuat oleh surat Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) Nomor 029/BAN-PT/LL/2025 tertanggal 16 Januari 2025.
"Insya Allah, kami akan menerima mahasiswa baru mulai tahun ajaran ini melalui seleksi mandiri," tambah Prof. Dudang.
Kehadiran Prodi Manajemen Industri Halal di FEBI UIN SGD Bandung menjadi kabar gembira bagi para pegiat dan aktivis yang selama ini berkecimpung di dunia industri halal.
Salah seorang aktivis dari Kota Bandung, Husnul, mengaku antusias untuk bersaing memperebutkan kursi di prodi baru ini. "Saya bersyukur FEBI sudah resmi membuka prodi halal. Prodi ini yang saya tunggu-tunggu," ucapnya penuh semangat.
Husnul mengakui, selama ini ia telah banyak bergerak di tengah masyarakat untuk mensosialisasikan tentang dunia halal. Dengan hadirnya Prodi Halal, Husnul yakin akan semakin memperkaya ilmu pengetahuan di bidang halal secara akademis.
"Kami selama ini memperoleh pengetahuan halal secara praktis. Pengetahuan secara akademis insya Allah akan saya dalami dengan bergabung di FEBI," tuturnya lagi.
Pandangan Husnul sejalan dengan harapan Prof. Dudang. Menurutnya, kehadiran Prodi Manajemen Industri Halal diharapkan dapat menyediakan jenjang pendidikan vokasi bagi calon mahasiswa yang berminat di bidang industri halal.
"Prodi ini menargetkan untuk mencetak mahasiswa siap kerja di tengah kehidupan sosial sebagai sarjana terapan bidang industri halal. Prodi ini sangat dibutuhkan untuk menjawab berbagai persoalan dan tantangan di dunia halal," tegas Prof. Dudang.
Dengan hadirnya prodi anyar ini, FEBI UIN SGD Bandung kini memiliki lima program studi. Sebelumnya, FEBI telah memiliki Prodi Ekonomi Syariah (S1), Manajemen (S1), Manajemen Keuangan Syariah (S1), dan Akuntansi Syariah (S1).
Prof. Dudang tidak menampik bahwa kehadiran prodi baru ini akan menjadi tantangan serius bagi fakultas. Oleh karena itu, dibutuhkan kerja keras, disiplin tinggi, dan kesolidan dalam berkarya.
Artikel Terkait
Rahasia Mengolah Daging Kambing agar Empuk dan Tidak Bau
Kisah Amangkurat I, Menghabisi Sultan Cirebon, Menantunya Sendiri
Tafakur dan Tasyakur di Hari Raya Iduladha 1446 H: Menyembelih Nafsu, Merawat Syukur
Pertemuan Bersahaja dengan Menteri Haji Kerajaan Arab Saudi
Mutiara Pagi: Banyak Mengeluh (Bagian 1865)
Mutiara Pagi: Dua Cahaya (Bagian 1866)
Menjadi Ibrahim di Abad 21: Menghidupkan Kembali Pesan Profetik Idul Adha
Berapa Jumlah Nabi dan Rasul yang Diutus ke Dunia?
Mutiara Pagi: Dari Titik Kecil (Bagian 1867)
Kecam Kekerasan terhadap Perempuan, Mahasiswa Tuntut Keadilan dan Perlindungan