Oleh: Agung Wibawanto
Dalam kegiatan rutin rotiban Al Hadad oleh majelis Al Hawi Demakan Mojolaban yang bertepatan pada Selasa malam, bada Isya (3/9), dilaksanakan sholat Rebo Wekasan.
Kyai Sardono Zaelani sebagai imam memimpin sholat 4 rakaat (dua salam dua salam). Dalam kalender Jawa dan Arab, hari dan tanggal baru dimulai selepas magrib. Artinya pada saat itu sudah masuk hari Rabu tanggal 4 September 2024.
Apa sebenarnya Rebo Wekasan dan apa amalannya? Rebo Wekasan atau Rabu Wekasan 2024 bertepatan dengan 4 September. Salah satu amalan yang biasa dikerjakan pada waktu tersebut adalah sholat sunnah.
Rebo Wekasan adalah Rabu terakhir bulan Safar. Menurut kepercayaan sebagian ulama, Allah SWT menurunkan 320.000 bala bencana pada Rebo Wekasan.
Kepercayaan turunnya bala bencana pada Rabu terakhir bulan Safar turut diperkuat dengan kemunculan hadits dhaif yang menyebut bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa mengabarkan kepadaku tentang keluarnya bulan Safar, maka aku akan memberi kabar gembira kepadanya untuk masuk surga."
Ulama yang meyakini turunnya bala pada Rabu terakhir bulan Safar menganjurkan mengerjakan amalan-amalan sebagai upaya mencegah bala itu. Anjuran ini disebutkan dalam Fathul Malik Al-Majid Al-Mu-Allaf Li Naf'il 'Abid Wa Qam'i Kulli Jabbar 'Anid (biasa disebut: Mujarrobat al-Dairobi), kitab Al-Jawahir Al-Khams karya Syeikh Muhammad bin Khathiruddin Al-'Atthar, Hasyiyah As-Sittin, dan sebagainya.
Niat Sholat Rebo Wekasan:
أُصَلِّيْ سُنَّةً رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Ushallî sunnatan rak'ataini lillâhi ta'âla
Artinya: "Saya niat shalat sunnah (hajat) dua rakaat karena Allah ta'ala."
Tata Cara Sholat Rebo Wekasan
Menurut keterangan dalam kitab Tajwid Madura sebagaimana dinukil dalam artikel Jurnal STIQ Walisongo Situbondo berjudul Penggunaan Ayat-ayat Al-Qur'an dalam Ritual Rebo Wekasan karya Umi Nuriyatur Rohmah, sholat Rebo Wekasan dapat dikerjakan sebanyak 4 rakaat dan setiap rakaat setelah Al Fatihah membaca surah Al Kautsar 17 kali.
Dilanjutkan Al Ikhlas 5 kali, dan surah mu'awidhatain (Al Falaq dan An Naas) satu kali. Setelah salam, baca doa.
Sholat sunnah mutlak 2 rakaat ini dikerjakan dua kali.
Diakui oleh kyai Sardono bahwa memang ada perbedaan pendapat dalam memandang sholat sunnah Rebo Wekasan ini. Tapi baginya tidak menjadi masalah sepanjang melakukan untuk kebaikan dan keselamatan diri juga umat. Seperti diketahui, KH Hasyim Asy'ari sebagaimana dilansir NU Online menyatakan sholat Rebo Wekasan tidak ada asalnya dalam syariat.
Artikel Terkait
Inshâf dalam Perbedaan
Plh Kadisdik Jawa Barat: Jangan Hanya Jadi Saksi, Tapi Jadilah Bagian dari Transformasi
Selalu Bersyukur
Maroko Stadium, Proyek Ambisius Menuju Piala Dunia 2030
Potret Pejuang di Langit Karawang
GP Ansor Kota Sukabumi Gandeng Coklat Kita Gelar Extraliga Santri 2024
Mengenal Hidayah dan Tingkatannya - 05
Mutiara Pagi: Yang Maha Akhir (Bagian 1603)
Bullying, Bagaimana Mengelolamu
Mutiara Pagi: Yang Maha Nyata (Bagian 1603)