Gilaa...Siswa SMP Dibully Teman Sekolah Hingga Tewas Gegara Menolak Ngeprint Tugas

photo author
Ridwan Mubarok, Journal Nusantara
- Senin, 3 Juni 2024 | 18:12 WIB
Siswa berinisial RKA ( 13 ) Di aniaya hingga tewas oleh 5 org temannya karena menolak ngprint tugas Dari hasil visum ada pembekuan darah di otak dan meninggal karena keretakan di baton kepala sebelah kiri.
Siswa berinisial RKA ( 13 ) Di aniaya hingga tewas oleh 5 org temannya karena menolak ngprint tugas Dari hasil visum ada pembekuan darah di otak dan meninggal karena keretakan di baton kepala sebelah kiri.

JournalNusantara.com - Semakin aneh dan gila saja kelakuan anak-anak zaman sekarang. Karena hal-hal sepele berdampak hilangnya nyawa dan kejadiannya sempeat di videokan sehingga viral. 

Hal ini pula yang terjadi di Kota Malang Jawa Timur. Dalam satu unggahan di linimasa Twitter disebutkan gara-gara menolak ngeprint tugas karena sudah larut malam, teman sekelasnya tega membully hingga tewas anak SMP tersebut.

Berikut narasi dari akun @_NeverAlonely "Siswa berinisial RKA ( 13 ) Di aniaya hingga tewas oleh 5 org temannya karena menolak ngprint tugas Dari hasil visum ada pembekuan darah di otak dan meninggal karena keretakan di baton kepala sebelah kiri." tulisnya. 

Bermacam komentarpun turut menyemarakan kolom akun pengunggah, diantaranya akun @fathullahfathu2: " Inalillahi wainailaihi rojiuun... Makanya dalem hukum Islam nyawa di balas hukuman nyawa, tak ada urusannya bocil ato kagak, ukurannya baligh... Lah ini makin marak anak gede/baligh yang bunuh orang, kalo hukum lembek begini, kasus serupa bakalan terus terjadi." tulisnya. Lanjut komentar akun @djoyo_aulawi: "ADA YG GAK BERES NIH SAMA KURIKULUM PENDIDIKAN KITA. Soalnya Makin kesini makin pesat aja pertumbuhan bocah² tolol di indonesia anjing." tuturnya lesal.

Selanjutnya komentar akun @Jerukni01528287: "Usia SMP bisa membunuh berarti mereka juga bisa dihukum dong. Revisi UU Perlindungan anak jangan percaya anak2 perlu dilindungi lagi klo dia sudah bisa membunuh!. Tambhnya pula, dan komentar akun @NidaSelfia: "Please buat guru guru dan kementrian terkait lebih di perhatikan hal seperti ini, Saya selaku warga Indonesia merasa prihatin melihat hal seperti ini. Seharusnya pelaku kekerasan dan bullying di lingkungan sekolah mendapat hukuman yang berat apalagi pembullyan." jelasnya.***

Sumber: Twitter

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ridwan Mubarok

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X