Journalnusantara.com, Bandung - Jurusan Bimbingan Konseling Islam (BKI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar kegiatan seminar kode etik profesi BK.
Acara yang digelar di Aula Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung pada Rabu (6/12/2023) kali ini bertajuk "Urgensi Kode Etik dalam Bingkai Profesi Konselor".
Sekadar informasi, kegiatan seminar tersebut merupakan lanjutan daripada satu di antara sajian mata kuliah di Jurusan BKI yakni Kode Etik Profesi BK.
Diketahui, acara seminar tersebut turur dihadiri oleh Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Prof. Dr. H. Enjang AS, M.Si., M.Ag, Wakil Dekan I Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Dr. H. Dudi Imanuddin Effendy, M.Ag.
Tak cuma itu, Ketua Jurusan BKI H. Dede Lukman, S.Sos.I., M, Ag, Sekretaris Jurusan BKI, H. Herman M.Ag pun turut hadir pula dalam acara seminar kode etik profesi BK tersebut.
Adapun, seminar berbasis mata kuliah yang digawangi oleh Elly Marlina, S.Ag., M.Si dan Devi Eryanti M.Pd tersebut turut dihadiri oleh Ketua Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam (PABKI) se-Indonesia, Dr. H. Aep Kusnawan, M.Ag selaku narasumber.
Lebih lanjut, kegiatan seminar kode etik profesi BK sendiri turut dihadiri pula oleh mahasiswa dan mahasiswi jurusan BKI Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Tak berhenti sampai di situ, kegiatan seminar berbasis mata kuliah ini adalah kali kedua diselenggarakan oleh jurusan BKI Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung.(*)
Artikel Terkait
Wijaya Kusuma Berharap Hari Kopi Internasional Bisa Tingkatkan Nilai Jual Kopi Asal Cianjur
KPK Jalin Kerjasama dengan Lembaga Anti Korupsi se-ASEAN
Wujudkan Pemilu Sehat, RBUC dan LBH Cianjur Gelar Diskusi Publik Mengawal Proses Pelaksanaan Pemilu 2024
Hadi Sutrisno Berharap Dalam Pileg 2024, Rakyat Jangan Asal Pilih dan Paham Rekam Jejak Caleg
Firman Mulyadi Ungkap Kelebihan Wakil Putra Daerah di Parlemen Senayan
Firman Mulyadi Anak Muda Cianjur Menuju Gedung Senayan
Pengawasan Partisipatif Akan Melahirkan Pemilih Cerdas (Bag1)
Setelah Menggedor Warga Masyarakat Jakarta, Petisi 100 Terus Menggedor Yogyakarta
Faktanya Rakyat Indonesia Semakin Miskin Pada Era Kepemimpinan Jokowi
Ingin Hidup Sehat, Ikuti 8 Langkah Berikut