Tahun 1954, struktur bangunan jembatan ditambahkan struktur setengah lingkaran di bagian bawahnya yang dipasang di antara tiang-tiang penyangganya.
Hal tersebut seiring dengan kedatangan lokomotif diesel baru yang dimulai dari seri CC 200.
Jembatan Cirahong dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu kawasan destinasi wisata gratis bagi warga masyarakat.
Baca Juga: Pemkot Bandung Raih Peringkat ke- 2 Pada Gelaran Ketahanan Pangan Award 2025
Banyak warga yang datang ke Jembatan Cirahong sekadar untuk nongkrong dan menikmati keindahan alam dan melihat struktur bangunan jembatan yang menakjubkan.
Di sekitar bibir jembatan baik di wilayah Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya maupun di wilayah Kabupaten Ciamis, banyak warung-warung warga hingga rumah makan.
Warga bisa beristirahat sebentar sebelum melanjutkan perjalanan di warung meski hanya sekadar menyeruput segelas kopi.
Baca Juga: Mahasiswa Pecinta Alam Cianjur Turun ke Jalan, Bantu Korban Bencana Sumatra-Aceh
Pada setiap Ramadhan, jembatan Cirahong juga dijadikan lokasi ngabuburit menunggu waktu berbuka puasa oleh warga.
Tak sedikit warga yang mengabadikan momen kebersamaan bersama teman, sahabat, keluarga dan orang tercinta dengan jepretan kamera ponsel atau berswafoto.