Inilah yang dimaksud fitnah kematian dalam doa di setiap tahiyyat akhir, yang salah satunya berisi permohonan perlindungan dari fitnah kematian:
اللهم إني أعوذ بك من عذاب القبر ومن عذاب النار ومن فتنة المحيا والممات ومن فتنة المسيح الدجال
“Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari azab kubur, azab neraka, cobaan hidup dan mati, dan fitnah dajal yang terhapus dari rahmat Allah.”
Selain itu, kita juga sangat dianjurkan memperbanyak do'a husnul khatimah. Antara lain sebagaimana diajarkan dalam Surat Ali Imran Ayat 8:
رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوْبَنَا بَعْدَ اِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَّدُنْكَ رَحْمَةً ۚ اِنَّكَ اَنْتَ الْوَهَّا بُ
"(Mereka berdoa), "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau condongkan hati kami kepada kesesatan setelah engkau berikan petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Pemberi."
Salah satu doa husnul khatimah yang diajarkan Rasulullah SAW adalah:
اَللَّهُمَّ اجْعَلْ خَيْرَ عُمْرِي آخِرَهُ، وَخَيْرَ عَمَلِي خَوَاتِيمَهُ، وَخَيْرَ أَيَّامِي يَوْمَ أَلْقَاكَ فِيهِ
"Ya Allah, jadikanlah sebaik-baik umurku adalah umur yang terakhirnya, sebaik-baik amalku adalah amal-amal penutupannya dan sebaik-baik hariku adalah hari saat aku menghadap-Mu."(HR. Thabrani).
Al-Imam Al-Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad, berkata dalam Kitab 'An-Nashaih Ad-Diniyyah":
"Setiap muslim harus senantiasa memohon agar Allah Ta'ala berkenan mewafatkannya dalam husnul khatimah, karena setan yang terkutuk akan berkata: 'Aduhai! Orang yang memohon husnul khatimah itu telah mematahkan tulang belakangku... aku khawatir, ia telah mengetahui tipu dayaku."
Ciri-ciri Kematian Husnul Khatimah
Dirangkum dari berbagai sumber, orang yang wafat dalam keadaan husnul khatimah memiliki salah satu dari ciri-ciri berikut:
Pertama, dapat mengucapkan syahadat saat sakaratul maut.
Rasulullah SAW bersabda :