Pertanyaan-pertanyaan itu tidak bisa dijawab dengan pidato. Jawabannya hanya bisa dibuktikan melalui kerja nyata, integritas, dan keberpihakan kepada rakyat.
Maka, pada Hari Jadi Kabupaten Cianjur ke-349 ini, mari kita jadikan Ngaos sebagai kompas moral, Mamaos sebagai hati nurani pembangunan, dan Maenpo sebagai keberanian untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
Karena pada akhirnya, kejayaan sebuah daerah tidak diukur dari megahnya panggung perayaan, melainkan dari senyum rakyatnya, kualitas manusianya, dan kemampuan para pemimpinnya menjaga amanah. Itulah makna terdalam dari Cianjur yang benar-benar Rahayat Raksa Raharja.