opini

UIN Membutuhkan Pemimpin Hibrida, Bukan Butuh Simbol Identitas

Rabu, 8 Juli 2026 | 13:12 WIB
Ilustrasi pemimpin UIN masa depan. (FOTO: AI)

Pada akhirnya, pemimpin hibrida bukanlah pemimpin yang memiliki semua kelebihan secara personal, melainkan pemimpin yang mampu membangun sistem, memahami kultur organisasi, menggerakkan manusia, dan mentransformasikan institusi.

Dan semua itu selalu bermula dari dua fondasi yang tidak boleh diabaikan, yakni: "kepemimpinan administratif yang menghadirkan efektivitas organisasi dan kepemimpinan organik yang menghadirkan legitimasi sosial". Tanpa dua kekuatan tersebut, karisma hanya menjadi pesona, literasi hanya menjadi wacana, dan transformasi hanya berhenti sebagai retorika.

Pengamat Sosial yang Merdeka

Halaman:

Tags

Terkini

Kepemimpinan yang Dibutuhkan NU

Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Merdeka dari Kemiskinan

Senin, 17 Agustus 2026 | 11:32 WIB

Diantar Sosiologi

Minggu, 9 Agustus 2026 | 15:57 WIB

Refleksi atas Berakhirnya UHC di Kabupaten Cianjur

Senin, 3 Agustus 2026 | 20:08 WIB

Berguru pada Pohon

Minggu, 2 Agustus 2026 | 10:24 WIB