opini

Kecam Kekerasan terhadap Perempuan, Mahasiswa Tuntut Keadilan dan Perlindungan

Selasa, 10 Juni 2025 | 12:25 WIB
Mutia Rayanti Mahasiswa STAI Al-Azhary Cianjur (Foto: Mutia Rayanti For Journalnusantara)

Kasus kekerasan terhadap perempuan kembali mencuat dan menuai kecaman publik. Dalam video yang viral di akun Instagram @braverissx pada Minggu (8/6/2025), tampak seorang perempuan mengalami kekerasan fisik oleh mantan pasangannya saat hendak mengambil barang yang tertinggal.

Konflik bermula dari cekcok karena korban bertemu dengan teman laki-laki, yang membuat pelaku marah dan merebut ponsel korban, tidak mengembalikannya selama satu malam. Pertengkaran berujung pada kekerasan fisik,terlihat pelaku mendorong, membanting, mencengkeram, hingga mencekik korban.

“Tindakan ini jelas merupakan pelanggaran serius terhadap hak asasi perempuan. Pelaku harus diproses hukum secara adil dan tegas,” tegas Mutia Rayanti, mahasiswa STAI Al-Azhary Cianjur.

Mutia juga menuntut aparat penegak hukum untuk segera menyelidiki dan menjatuhkan sanksi pidana yang memberikan efek jera, serta mewajibkan pelaku menjalani rehabilitasi.

Ia menambahkan, “Korban berhak atas perlindungan hukum, restitusi, dan dukungan psikologis untuk memulihkan kondisi fisik dan mentalnya.”

Menurutnya, pemerintah juga perlu mengambil langkah preventif, seperti:

Memastikan respons cepat dan sensitif dari aparat terhadap laporan kekerasan berbasis gender.

Menyediakan layanan perlindungan yang mudah diakses, termasuk safe house dan konseling gratis.

Menggiatkan edukasi publik soal hubungan sehat dan bahaya kekerasan.

Menyediakan sistem pelaporan rahasia seperti hotline 24 jam dan aplikasi digital.

Berkolaborasi dengan lembaga seperti Komnas Perempuan dan LBH APIK untuk mendampingi korban.

“Kami menyerukan kepada korban untuk segera melapor ke polisi dengan bukti yang ada, dan meminta dukungan dari orang terdekat atau lembaga perlindungan perempuan,” tutup Mutia.

Kekerasan terhadap perempuan adalah kejahatan, dan setiap korban berhak hidup aman, dihormati, dan bermartabat.

Tags

Terkini

Kedaulatan Pangan Dimulai dari Desa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:49 WIB

Mendadak Tua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:47 WIB

Pagi, Aku Tak Berarti?

Sabtu, 11 Juli 2026 | 05:45 WIB

Jalan Tangguh Iran

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:43 WIB

Saat Regenerasi Menemukan Namanya: Isfhan

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:32 WIB

Menyiapkan Sekoci bagi Penumpang Kapal Retak

Kamis, 2 Juli 2026 | 14:04 WIB

Wahai Mentari Pagi!

Rabu, 1 Juli 2026 | 07:46 WIB

Mencegah Korupsi di Tatar Santri

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:34 WIB