opini

Penelitian Ilmiah Tentang Nasab dalam Islam

Rabu, 18 September 2024 | 12:00 WIB
Ilustrasi ayah dan anak. (Unsplash.com/Steven Van Loy)

Rasulullah SAW bersabda: "Siapa yang membela orang yang tertindas, maka dia adalah bagian dari kami." (HR. Bukhari) Namun, membela pemalsu nasab bukanlah bentuk pembelaan yang benar karena bertentangan dengan prinsip keadilan dan kebenaran.

Kesimpulan

Penelitian ilmiah mengenai nasab dan keturunan merupakan hal yang bermanfaat dan sesuai dengan ajaran Islam. Penelitian ini membantu dalam menegakkan kebenaran, keadilan, dan mencegah penipuan.

Sebaliknya, tindakan membela pelaku pemalsuan nasab hanya akan merugikan masyarakat dan bertentangan dengan ajaran agama.

Halaman:

Tags

Terkini

Korupsi Musuh Pancasila

Senin, 1 Juni 2026 | 17:49 WIB

Lima Sila sebagai Lima Luka

Senin, 1 Juni 2026 | 08:25 WIB

Refleksi Tentang Kesetaraan Gender

Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:53 WIB

Qurban dan Kepedulian Sosial

Selasa, 26 Mei 2026 | 21:04 WIB

Dua Wajah Indonesia

Selasa, 26 Mei 2026 | 04:34 WIB

Mengapa Indonesia Sulit Maju?

Minggu, 24 Mei 2026 | 08:07 WIB

Rekacipta Indonesia

Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:16 WIB

Perangai Islam Ilmiah

Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:13 WIB

Sistem AHWA dalam Pemilihan Ketua Umum PBNU

Jumat, 22 Mei 2026 | 05:29 WIB