Rasulullah SAW bersabda: "Siapa yang membela orang yang tertindas, maka dia adalah bagian dari kami." (HR. Bukhari) Namun, membela pemalsu nasab bukanlah bentuk pembelaan yang benar karena bertentangan dengan prinsip keadilan dan kebenaran.
Kesimpulan
Penelitian ilmiah mengenai nasab dan keturunan merupakan hal yang bermanfaat dan sesuai dengan ajaran Islam. Penelitian ini membantu dalam menegakkan kebenaran, keadilan, dan mencegah penipuan.
Sebaliknya, tindakan membela pelaku pemalsuan nasab hanya akan merugikan masyarakat dan bertentangan dengan ajaran agama.