oleh : Unang Margana
Istilah peradaban berasal dari kata “adab” yang berarti sopan, berbudi pekerti, luhur, mulia, atau berakhlak, yang seluruhnya merujuk pada sifat yang tinggi dan mulia. Peradaban juga dapat diartikan sebagai kebudayaan yang tertinggi dalam kehidupan manusia, seperti seni, arsitektur, serta kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan.
Tujuan pendidikan itu sendiri, menurut Undang-Undang Nomor : 20 Tahun 2003, Tentang Sistem pendidikan nasional pasal 3 disebutkan tentang tujuan pendidikan yakni mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri serta menjadi warga negara yang demokratis.
Hari ini (Senin, 3/7/23) diruang Garuda Pendopo Pemerintah Kabupaten Cianjur, digelar Pengukuhan Organ Yayasan Pendidikan Suryakencana Cianjur, yang terdiri dari Pembina Yayasan, Pengurus Yayasan dan Pengawas Yayasan, masa bakti 2023-2028, oleh Bupati Cianjur.
Baca Juga: Kampus UNSUR Bercitarasa Parpol, Demi Hegemoni Bupati Bertaruh Harga Diri
Ada kebanggaan tersendiri ketika jajaran Pengurus yang baru dikukuhkan adalah sahabat-sahabat Alumni Unsur. Akan tetapi... kenapa Bupati Cianjur, yang punya niat baik membesarkan Unsur, dalam prakteknya menyeret dan harus menarik-narik Pengurus Partai ke Dunia Kampus, yang seharusnya steril dari Kepentingan Politik Praktis.
Terlepas ada indikasi konflik di internal di Lingkungan civitas akademik Universitas Suryakancana, tidak seharusnya Bupati Cianjur, melakukan kebijakan diatas, yang menurut penulis ceroboh dan gegabah, juga terindikasi sudah melakukan tindakan pelecehan kampus. Bupati Cianjur dengan arogannya malah " *menyelesaikan masalah dengan masalah baru"* .
Masyarakat Kampus, khususnya Alumni Universitas Suryakancana Cianjur, lintas Fakultas, tidak boleh berdiam diri dan berpangku tangan. Kita malu... dimana kita pernah diajarkan oleh para guru kita (dosen) tentang nilai-nilai keadilan, kejujuran dan Penegakkan Hukum. "Diam melihat ketidakpatutan adalah sebuah Pengkhianatan."
Tulisan ini berangkat dari kegelisan dan cintanya Alumni kepada Almamater Unsur, dengan harapan tidak ada yg tersinggung apalagi marah, dengan harapan bisa menyadarkan kita bersama, artinya sebuah kejujuran dan kebersamaan.
Baca Juga: Stop Politisasi Kampus UNSUR Cianjur, Lawan Hegemoni Penguasa Tak Bermuka !
Hanya kepada Allah Kami menyembah, dan hanya kepada Allah kami mohon pertolongan.
Penulis Advokat dan Alumni Unsur 2002
Artikel Terkait
Heri Sukirman, Melalui Parlemen Berharap Pembangunan Jalan Desa Cianjur Selatan Bisa Lebih Cepat dan Merata
Puteri Indonesia 2023, Farhana Nariswari Semarakkan Pesta Teh Sore
Nama yang Paling Banyak Digunakan di Indonesia, Siti dan Muhammad Urutan Pertama
Kemenpora Dito Mahendra Hari Ini DIpanggil Kejagung Terkait Kasus Korupsi BTS 4G Bakti Kominfo
KPU RI Sebut Pemilu 2024 Didominasi Pemilih Millneial
Ada Cerita Mistik DIbalik Keindahan Pantai Karang Hawu Sukabumi
Depresi Akibat Cerai Dengan Istri, Seorang Pria Nekad Akhiri Hidup Loncat dari Gedung Mall BTM Bogor
Ridwan Kamil Sebut Nilai Qurban Iedul Adha 1444 H Ada Peningkatan 153 M, Ekonomi Warga Jabar Kembali Pulih
Ivan Maulana Pituin Mande, Caleg DPRD Dapil 4 dari Partai Nasdem Membangun Cianjur Berbasis Aspirasi
Gunawan Jamhur Caleg DPRD Dapil 1, Tingkatkan Peran Serta Masyarakat Dalam Pembangunan Daerah