Gerbang Marhamah, Kota Santri, dan Paradoks Pembangunan Cianjur

photo author
M Wawan, Journal Nusantara
- Minggu, 26 Juli 2026 | 11:52 WIB
Doddie FT, Dosen UNPI Cianjur. (FOTO: Ist)
Doddie FT, Dosen UNPI Cianjur. (FOTO: Ist)

Sebab yang dibutuhkan Cianjur hari ini bukanlah gerbang yang lebih megah, melainkan keberanian untuk mengembalikan marhamah sebagai ruh kepemimpinan dan arah pembangunan. Itulah makna sejati Kota Santri: bukan sekadar identitas yang dibanggakan, melainkan nilai yang dihidupkan dalam setiap kebijakan dan tindakan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M Wawan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Memerdekakan Meja Makan, Memerdekakan Bangsa

Rabu, 22 Juli 2026 | 05:52 WIB

Sesudah Perayaan

Selasa, 21 Juli 2026 | 07:13 WIB

Kedaulatan Pangan Dimulai dari Desa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:49 WIB

Mendadak Tua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:47 WIB

Pagi, Aku Tak Berarti?

Sabtu, 11 Juli 2026 | 05:45 WIB
X