Sebab yang dibutuhkan Cianjur hari ini bukanlah gerbang yang lebih megah, melainkan keberanian untuk mengembalikan marhamah sebagai ruh kepemimpinan dan arah pembangunan. Itulah makna sejati Kota Santri: bukan sekadar identitas yang dibanggakan, melainkan nilai yang dihidupkan dalam setiap kebijakan dan tindakan.
Artikel Terkait
Olah Air Minum Alami, Bupati Cianjur Dorong Kemandirian Sumber Daya Daerah
Dandi Kusnadi Duta Anti Narkoba Jawa Barat Gaungkan Edukasi P4GN Bersama Relawan Mahasiswa Cianjur
HUT Cianjur, Ratusan Anak Yatim Terima Santunan Sosial BUMD
Kecamatan Pagelaran Siap Gelar MTQH XLVIII Kabupaten Cianjur 2026
Gus Gudfan Didesak Maju Caketum PBNU oleh Lintas Elemen
LPTQ Cianjur Gembleng Integritas Dewan Hakim MTQH Ke 48
Tingkatkan Kualitas Hidup, RSUD Cimacan Cianjur Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis
Mutiara Pagi: Wibawa (Bagian 2282)
KUA-PPAS Cianjur 2027 Dinilai Belum Tangguh, Rencana Utang Rp 150 Miliar Disorot
Hilton Padalarang Bandung Resmi Beroperasi, Bidik Pasar MICE dan Wisata