Cahaya Al-Muhajirin Pepabri Gunteng: Liburan Positif bagi Anak (Bagian 19)

photo author
M Wawan, Journal Nusantara
- Jumat, 26 Desember 2025 | 04:51 WIB
Ilustrasi anak bermain (Pixabay/xuanduongvan87)
Ilustrasi anak bermain (Pixabay/xuanduongvan87)

JOURNALNUSANTARA.COM - Liburan sekolah seringkali dinantikan anak sebagai waktu untuk bebas dari tugas dan rutinitas akademik. Namun, bagi orang tua, momen ini adalah peluang emas untuk memberikan edukasi informal yang menyenangkan.

Liburan positif bukan berarti anak harus tetap belajar di depan buku, melainkan mengisi waktu dengan aktivitas yang membangun karakter, kreativitas, dan ketangkasan fisik.

Aktivitas yang Bermakna

Langkah pertama dalam menciptakan liburan positif adalah melibatkan anak dalam perencanaan. Mengajak mereka berdiskusi tentang destinasi atau kegiatan yang ingin dilakukan dapat melatih kemampuan pengambilan keputusan.

Aktivitas luar ruangan seperti berkemah atau berkebun sangat disarankan. Selain menjauhkan anak dari paparan layar (screen time) yang berlebihan, interaksi dengan alam terbukti mampu menurunkan tingkat stres dan meningkatkan rasa syukur.

Mengasah Empati dan Keterampilan

Selain rekreasi, liburan bisa diisi dengan kegiatan sosial. Mengajak anak berbagi makanan di panti asuhan atau ikut serta dalam aksi bersih lingkungan akan menanamkan nilai empati dan kepedulian sosial sejak dini.

Di sisi lain, liburan adalah waktu yang tepat untuk mengeksplorasi hobi baru. Mengikuti kursus singkat memasak, melukis, atau olahraga air dapat meningkatkan rasa percaya diri anak saat mereka berhasil menguasai keterampilan baru yang tidak diajarkan di sekolah.

Keseimbangan adalah Kunci

Hal terpenting dari liburan positif adalah menjaga keseimbangan antara aktivitas fisik, stimulasi mental, dan waktu istirahat. Liburan tidak perlu mewah atau mahal yang paling dibutuhkan anak adalah kehadiran penuh orang tua.

Percakapan santai di sore hari atau bermain permainan papan (board games) bersama keluarga bisa menciptakan ikatan emosional yang kuat.

Dengan perencanaan yang tepat, liburan akan menjadi momen transformasi bagi anak. Mereka tidak hanya kembali ke sekolah dengan energi baru, tetapi juga membawa pulang nilai-nilai kehidupan, kemandirian, dan kenangan indah yang akan membentuk kepribadian mereka di masa depan.

Oleh: Tim Media DKM Al-Muhajirin, Desa Bojong, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: M Wawan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kedaulatan Pangan Dimulai dari Desa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:49 WIB

Mendadak Tua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:47 WIB

Pagi, Aku Tak Berarti?

Sabtu, 11 Juli 2026 | 05:45 WIB

Jalan Tangguh Iran

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:43 WIB

Saat Regenerasi Menemukan Namanya: Isfhan

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:32 WIB

Menyiapkan Sekoci bagi Penumpang Kapal Retak

Kamis, 2 Juli 2026 | 14:04 WIB

Wahai Mentari Pagi!

Rabu, 1 Juli 2026 | 07:46 WIB

Mencegah Korupsi di Tatar Santri

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:34 WIB
X