Geliat Solo yang Luar Biasa di Tangan Gibran Si Walikota Karbitan

photo author
Abdul Qodir Majid, Journal Nusantara
- Jumat, 10 November 2023 | 13:15 WIB
Andre Vincent Wenas  (Foto: Ist.)
Andre Vincent Wenas (Foto: Ist.)

Oleh: Andre Vincent Wenas

Diledek sebagai walikota karbitan, eh malah disikapi santai dan santuy, malah dijadikan judul buku. “Geliat Solo di Tangan Gibran, Wali Kota Karbitan”. Diterbitkan oleh Solopos Publishing, sudah cetakan kedua pada Agustus 2023. Buku setebal 300 halaman lebih.

Buku ini dibagi jadi lima bagian. Pertama, dibuka dengan Solo Hari Ini, yang bercerita tentang Solo Dari Masa Ke Masa, tentang Kota Heritage, dan Surga Keplek Ilat dan Solo sebagai Episentrum Ekonomi. Ini menarik, pusat ekonomi, apa maksudnya?

Sejalan dengan pesatnya pembangunan infrastruktur di Kota Solo dan sekitarnya. Ini kata kuncinya, tentang pembangunan infrastruktur yang membuka dan melancarkan akses ke dan dari Kota Solo serta sekitarnya.

Baca Juga: Universitas Telkom Peduli, 243 Pelajar SMPN 6 Bandung Ikuti Latihan Literasi Lingkungan

Jalan tol Trans Jawa yang melintasi Solo mulai beroperasi tak disia-siakan oleh walikota Gibran. Ia merevitalisasi pasar, juga financing untuk unit-unit usaha mikro, kecil dan menengah (para pengrajin batik misalnya), dan produk-produk rintisan lainnya.

Ini sekaligus membawa dampak pembukaan lapangan kerja.

Selain para pengrajin batik, program financing untuk usaha kerajinan tangan dan makanan juga digencarkan. Bukan untuk kepentingan pameran, tapi sungguh-sungguh membangun ekonomi kerakyatan.

Produk dari unit-unit usaha ini dapat ditemukan di semua penjuru Solo yang luasnya sekitar 44 km persegi itu. Kampung Batik Laweyan dan Kampung Batik Kauman sudah jadi nama yang kondang, disamping Pasar Klewer sebagai pusat perdagangan busana terbesar di Kota Solo.

Bagian kedua buku ini berkisah seputar kiat Walikota Gibran semasa pandemi Covid-19 melanda dunia. Harus all-out, Kerja Keras dan Kerja Cerdas. Cerita tentang bagaimana dapat Oksigen Untuk Soloraya, dan Vaksinasi Cepat dan berdampak pada Ekonomi yang Kuat.

Baca Juga: Keren, Pemda Provinsi Jabar Raih Empat Piala Bhumandala 2023

Pertumbuhan ekonomi Solo yang 5,78% pada tahun 2019 turun ke minus 1,74% di tahun 2020, lalu cepat berbalik positif di tahun 2021 yang 4,01%, dan jadi lebih baik dibanding sebelum pandemi yaitu 6,26% pada tahun 2022. Kerja keras seluruh aparat pemkot Solo patut diapresiasi. Salut!

Bagian ketiga tentang Wajah Baru Kota Solo. Ada 17 Prioritas Ubah Kota. Ini pembangunan fisik yang memberi wajah baru pada kota Solo. Tak usah diceritakan, datang saja sendiri ke Solo, lihat dan rasakan, “seeing is believing”.

Masih di bagian ketiga, adalah soal infrastruktur transportasi. Diberi judul Makin Mudah, Makin Nyaman. Aksesibilitas dan konektivitas jadi penting untuk menjadikan Solo kota yang mudah dan nyaman dikunjungi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Abdul Qodir Majid

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kedaulatan Pangan Dimulai dari Desa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:49 WIB

Mendadak Tua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:47 WIB

Pagi, Aku Tak Berarti?

Sabtu, 11 Juli 2026 | 05:45 WIB

Jalan Tangguh Iran

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:43 WIB

Saat Regenerasi Menemukan Namanya: Isfhan

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:32 WIB

Menyiapkan Sekoci bagi Penumpang Kapal Retak

Kamis, 2 Juli 2026 | 14:04 WIB

Wahai Mentari Pagi!

Rabu, 1 Juli 2026 | 07:46 WIB

Mencegah Korupsi di Tatar Santri

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:34 WIB
X