nasional

Miris, Anggaran Kemiskinan RP500 Triliun Habis Buat Studi Banding dan Rapat di Hotel

Senin, 30 Januari 2023 | 17:55 WIB
Ilustrasi rumah orang miskin

Journalnusantara.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Abdullah Azwar Anas mengatakan anggaran untuk pengentasan kemiskinan mencapai Rp500 triliun.

Menurut Abdullah Azwar Anas, yang menjadi miris adalah dana anggaran tersebut lebih banyak dipakai untuk studi banding dan rapat-rapat di hotel.

"Anggaran kemiskinan Rp500 triliun terserap di studi banding kemiskinan. Banyak rapat-rapat tentang kemiskinan," katanya kepada awak media, Sabtu (28/01/2023).

Menurutnya, harus ada reformasi besar-besaran terhadap penggunaan anggaran tersebut. Dirinya pun menyarankan agar rapat atau studi banding bisa memanfaatkan teknologi yang sekarang sudah berkembang semakin cepat.

Baca Juga: Dulu Gabung Indonesia, Kini 6 Negara Ini Memilih Pisah, Salah Satunya Timor Leste

"Jangan berulang terus, program kemiskinan banyak, tapi terserap di studi banding kemiskinan," ujarnya menyesalkan.

Badan Pusat Statistik (BPS), Senin (30/1/2023), pada bulan September 2022 mencatat persentase penduduk miskin Indonesia naik menjadi 9,57%. Di mana kenaikan ini juga pernah terjadi pada bulan September 2021 dengan persentase sebesar 0,14%.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono mengatakan jumlah penduduk miskin pada September 2022 sebesar 26,36 juta orang. Bertambah sebanyak 0,20 juta orang terhadap Maret 2022.

Baca Juga: Hore, Ada Tes CPNS Tahun 2023

"Kemudian, persentase penduduk miskin perkotaan pada Maret 2022 sebesar 7,50%, naik menjadi 7,53% pada September 2022. Sementara persentase penduduk miskin perdesaan pada Maret 2022 sebesar 12,29%, naik menjadi 12,36% pada September 2022," ujar Margo dalam rilis resmi BPS di Jakarta.

Ia menyampaikan, jika dibandingkan dengan Maret 2022, jumlah penduduk miskin September 2022 perkotaan meningkat sebanyak 0,16 juta orang (dari 11,82 juta orang pada Maret 2022 menjadi 11,98 juta orang pada September 2022).

"Pada periode yang sama, jumlah penduduk miskin perdesaan meningkat sebanyak 0,04 juta orang (dari 14,34 juta orang pada Maret 2022 menjadi 14,38 juta orang pada September 2022)," tutupnya menerangkan.

Baca Juga: Bupati Cianjur Kabur Melulu, Aliansi Masyarakat Bakal Demo Kembali

Tags

Terkini

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem

Selasa, 5 Mei 2026 | 22:25 WIB

Polri dan TNI Bersinergi Sikat Mafia Migas

Selasa, 7 April 2026 | 17:45 WIB

Menghindari Kemacetan Puncak

Sabtu, 4 April 2026 | 10:40 WIB